MOZAIK

Selasa, 19 Februari 2019 | 08:00 WIB

Setan Mengetahui Isi Hati Manusia Itu tak Aneh

Setan Mengetahui Isi Hati Manusia Itu tak Aneh
(Foto: Ilustrasi)

PERTAMA, bahwa makhluk siapapun tidak mengetahui gaib mutlak. Apa itu gaib mutlak? Gaib mutlak adalah sesuatu yang gaib, yang hanya diketahui oleh Allah. Allah berfirman, "Katakanlah, bahwa tidak ada satupun di langit dan di bumi yang tahu hal yang gaib kecuali Allah." (QS. an-Naml: 65)

Contoh gaib mutlak adalah semua takdir Allah di masa mendatang atau kapan terjadi kiamat. Selain Allah tidak ada yang tahu, kecuali mereka yang mendapatkan wahyu dari Allah, seperti para nabi atau malaikat yang mendengar ketetapan Allah menetapkan takdir.

Allah berfirman, "(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya." (QS. al-Jin: 26 27)

Kedua, bahwa jin bisa melihat manusia sementara manusia tidak bisa melihat jin. Tapi ini bukan berarti jin tahu hal gaib mutlak atau punya kemampuan luar biasa. Kata Dr. Kholid al-Mushlih, "Kelebihan ini sama seperti kelebihan antara orang buta dengan orang yang matanya normal. Orang yang matanya normal, dia bisa melihat orang yang buta. Namun tidak sebaliknya, orang yang buta tidak bisa melihat orang yang matanya normal."

Ketiga, apakah jin bisa melihat isi hati manusia? Ada hadis yang mengisyaratkan demikian. Hadis dari Shafiyyah radhiyallahu anha, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya setan mengalir di pembuluh darah manusia. (HR. Bukhari 2038 & Muslim 5807)

Abul Hasan al-Asyari menyebutkan perbedaan pendapat di kalangan ulama dan ahli kalam, apakah setan bisa mengetahui isi hati manusia ataukah tidak?

Pertama, pendapat Ibrahim, Mamar, dan Hisyam serta beberapa ulama yang mengikutinya, bahwa setan mengetahui isi hati manusia dan itu tidak aneh, karena Allah memberikan ruang bagi setan untuk masuk ke dalam hati manusia. Seperti yang terjadi, setan bisa memberi saran kepada manusia, Lakukan ini Jangan lakukan itu sehingga setan tahu apa yang diinginkan manusia.

Demikian pula ketika dia hendak melakukan satu perbuatan, setan tahu apa yang dilakukan orang itu. Ketika jiwanya berkeinginan untuk sedekah atau berbuat baik, setan tahu dengan indikator, lalu dia melarang manusia untuk melakukannya. Demikian keterangan Zarqan.

Kedua, pendapat Mutazilah dan yang lainnya. Bahwa setan tidak bisa mengetahui isi hati manusia. sehingga ketika manusia punya keinginan untuk melakukan kebaikan atau ingin bersedekah, setan mengetahui berdasarkan dugaan dan berusaha melarangnya.

Ketiga, bahwa setan bisa merasuk ke hati manusia dan dia mengetahui apa yang diinginkan dalam hatinya. (Maqalat al-Islamiyin, 436 437)

Hanya saja, sebagian ulama menyatakan bahwa ini masalah gaib dan tidak ada keterangan yang pasti di sana. Sementara masalah ini tidak ada hubungannya dengan amal manusia. Sehingga sikap yang lebih tepat adalah tidak membahasnya. Kita serahkan ilmu tentang itu kepada Allah. Agar kita tidak termasuk orang yang membebani diri dengan sesuatu yang bukan tanggung jawab kita.

Ini seperti yang disarankan Syaikh Muhammad Mukhtar as-Syinqithi. Allahu alam. [Ustaz Ammi Nur Baits]

#Setan #HatiManusia
BERITA TERKAIT
Awas, Setan Bermalam di Lubang Hidung
Tujuh Neraka dan Jenis Hukuman Manusia
8 Golongan Orang yang Doanya Mustajab
Haji Butuh Kekuatan Fisik dan Kesehatan Prima
Sebelum Malaikat Menutup Catatannya
Generalist Vs Specialist: Mana Paling Dibutuhkan?
GusMus: Di Arafah

kembali ke atas