EKONOMI

Rabu, 06 Maret 2019 | 19:59 WIB
(Bersihkan Sampah)

KLHK di Kalimantan Sisir Sungai, Daerah Konservasi

KLHK di Kalimantan Sisir Sungai, Daerah Konservasi
(Foto: Klhk)

INILAHCOM, Jakarta - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Barat bersama-sama penggiat lingkungan, anggota Manggala Agni, Sispala, Mapala serta beberapa stakeholder melaksanakan bersih-bersih kawasan konservasi lingkup Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019.

Peringatan HPSN 2019 dilaksanakan di empat tempat, yaitu Cagar Alam (CA) Muara Kendawangan di Kabupaten Ketapang, Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam di Kabupaten Sintang, TWA Tanjung Belimbing di Kabupaten Sambas, dan CA Raya Pasi (Gunung Poteng) Singkawang (4/3/2019).

Kepala Balai KSDA Kalbar Sadtata Noor Adirahmanta dalam sambutannya sebelum dimulainya aksi bersih sampah ini menyampaikan bahwa momentum hari ini menjadikan semangat kita untuk berkomitmen menjaga kawasan konservasi, serta mengajak generasi muda untuk berbudaya bersih.

Budaya bersih tidak hanya di rumah, sekolah, fasilitas umum, tapi dimanapun kita berada. Budaya bersih juga akan membawa pada hidup sehat. Ketika kita sehat, maka hidup kita akan lebih bernilai, ujar Sadtata di CA Raya Pasi, Senin (4/3/2019).

Aksi serupa digelar Taman Nasional (TN) Kutai di tiga lokasi, yaitu Bontang Mangrove Park, Sangkima Jungle Park dan BPPUTK Sangatta yang melibatkan lebih dari 200 orang. Sejumlah sampah yang dikumpulkan kemudian dipilah dan ditimbang. Jumlah sampah anorganik pada masing masing lokasi adalah Bontang Mangrove Park sekitar 120 kg, BPPUTK Sangatta sekitar 150 kg dan Sangkima Jungle Park sekitar 25 kg.

Sementara itu, Balai TN Kayan Mentarang melakukan aksi bersih dengan menyisir area Pusat Pemerintahan Kabupaten Malinau yang menjadi pusat kegiatan. Hasilnya, selama kurang lebih 3 jam, para peserta berhasil mengumpulkan sebanyak 562,6 kilogram sampah plastik yang terkumpul dalam 72 kantong sampah.

Kepala Balai TN Kayan Mentarang Johnny Lagawurin menyadari bahwa aksi serentak peduli sampah nasional yang dilaksanakan oleh pihaknya dapat memberikan perubahan terhadap intensitas sampah plastik yang ada di wilayah kerjanya di Kabupaten Malinau.

Hal positif ini telah dimulai, dengan harapan dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari para peserta aksi maupun masyarakat secara luas, hingga memberikan perubahan yang berarti dalam meminimalisir produktivitas sampah secara nasional, ungkap Johnny.

Selain kawasan konservasi, aksi bersih juga dilakukan di sekitar sungai, seperti di Sungai Kapuas, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Dalam aksi bersih sampah ini diperoleh 47 kantung sampah dengan berat rata-rata 8 Kg/karung sehingga diperoleh kurang lebih 376 Kg sampah.

Kami juga ajak anak-anak untuk melaksanakan aksi bersih sampah agar mereka menyadari dampak kerusakan akibat sampah plastik dan mereka menjadi agen perubahan, kata Kepala Balai Besar TN Betung Kerihun Danau Sentarum, Arief Mahmud.

Dengan adanya peringatan HPSN 2019, diharapkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat. Aksi bersih sampah tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, namun dilaksanakan secara rutin. Lebih jauh lagi, diharapkan kesadaran dan kepedulian terhadap sampah semakin meningkat, bahkan semakin bijak dalam menggunakan bahan-bahan yang potensial menghasilkan sampah. [*]

#LHK #KementerianLHK
BERITA TERKAIT
KLHK Terus Pantau Titik Panas di Kutai
Hutan Sosial Pacu Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan
KLHK Sambut Baik Praperadilan Kayu Ilegal Ditolak
6 Pemda dapat Fasilitas Kelola Sampah DAS Citarum
Sejarah untuk Riau, KLHK Beri KHDTK untuk Unilak
Kapal Asing Perusak Terumbu Karang Bayar Rp35,4 M
(Atasi Karhutla) KLHK Terus Bentuk Masyarakat Peduli Api

kembali ke atas