EKONOMI

Sabtu, 09 Maret 2019 | 03:29 WIB

Target Sejuta Rumah 'Gatot', PUPR Berdalih Begini

Target Sejuta Rumah 'Gatot', PUPR Berdalih Begini
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan PUPR, Khalawi Abdul Hamid (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Target pembangunan perumahan 2015-2019 gagal total alias gatot. Begini alasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang dipimpin Basuki Hadimuljono.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan PUPR, Khalawi Abdul Hamid dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (8/3/2019), mengatakan, alokasi anggaran yang minim tidak seimbang dengan target yang terlampau tinggi.

"Targetnya dulu itu di RPJMN membangun rusun 550 ribu unit. Tapi kita lima tahun dengan anggaran yang ada cuma mampu membangun 50 ribu unit. Pak Menteri bilang tidak usah direvisi. Jadi dengan uang yang ada kita optimalkan," kata Khalawi.

Khalawi menuturkan minimnya alokasi anggaran pemerintah ditambah target yang ada, dipastikan masalah backlog (jumlah kebutuhan rumah), tidak akan tuntas dalam lima tahun.

Namun, lanjut dia, pemerintah selama empat tahun terakhir terus mencari solusi dan inovasi untuk memenuhi target tersebut, diantaranya dengan program sejuta rumah.

"Jadi dengan program sejuta rumah ini pemerintah bisa kolaborasi dengan swasta dan masyarakat untuk menutup ini (target). Karena keuangan negara tidak mencukupi untuk bisa membangun secara langsung," ujarnya.

Khalawi melanjutkan, selain anggaran minim, kendala lain yang dihadapi adalah belum maksimalnya regulasi tentang perumahan dan kawasan permukiman.

Kelangkaan lahan dan kenaikan harga bahan bangunan juga kendala yang dihadapi. Belum lagi kebijakan percepatan dan kemudahan perizinan belum sepenuhnya terlaksana. Ditambah lagi banyak kualitas rumah dan perumahan baru di bawah standar. [tar]

#PUPR #MenteriBasuki #SejutaRumah
BERITA TERKAIT
Kepincut Program FLPP, bjb Solo Biayai Rumah Murah
Realisasikan Sejuta Rumah, Tiga BUMN Bersinergi
Kerek Ekonomi, Pembangunan Harus Indonesia-sentris
(Birokrasi Bersih) Lab Bea Cukai Medan Canangkan Zona Integritas
Kementan Kembangkan Sentra Hortikultura Modoinding
Bea Cukai Juanda Gelar Ekspos Modus 'Jasa Titipan'
Dua Inovasi KLHK Raih Penghargaan TOP 45

kembali ke atas