PASAR MODAL

Minggu, 10 Maret 2019 | 12:45 WIB

Bisnis Online Pengaruhi Kinerja PT Matahari Store

Wahid Ma'ruf
Bisnis Online Pengaruhi Kinerja PT Matahari Store
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) (Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengakui kinerja 2018 mengalami tekanan dengan adanya tren fasilitas jual beli online selain dari offline.

Meskipun perseroan memiliki pengembangan bisnis onlinedengan matahari.com. "Strategi inti kami adalah tetap menyediakan fashion berkualitas dengan harga terjangkau untuk target pada segmen menengah," terang CEO dan Wakil Presiden Direktur LPPF, Richard Gibson dalam keterangan tertulis di Jakarta pekan ini.

Perseroan sepanjang 2018 membukukan penjualan bersih mencapai Rp10,2 triliun atau tumbuh 2,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode ini, perseroan mencatatkan penjualan kotor senilai Rp17,9 triliun, meningkat 2,1 persen dari Rp17,5 triliun pada 2017.

"Untuk laba bersih sebelum penurunan nilai investasi adalah Rp1,9 triliun, setara 10,5 persen dari penjualan, sedangkan laba bersih setelah penurunan nilai investasi sebesar Rp1,1 triliun," katanya.

Adapun Matahari saat ini mengoperasikan 159 gerai pada 75 kota di seluruh Indonesia, setelah membuka empat gerai baru di Mamuju (Sulawesi), Cilegon (Jawa Barat), Gresik (Jawa Timur) dan Prabumulih (Sumatera Selatan), ditambah dengan tiga specialty stores di Jakarta dan Surabaya (Jawa Timur). Untuk tahun ini, perseroan sedang mempersiapkan 4 hingga 6 gerai baru.

#LPPF #Matahari
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS dalam Tren Pelemahan Sejak Oktober
Bursa Saham Eropa Coba Tembus Area Positif
PT Chandra Asri Cari Rp750 M di Pasar Obligasi
Koronavirus Bisa Gulung Bisnis di Kawasan Asia
Ketakutan Koronavirus Terus Terjadi di Bursa Asia
Bursa Saham AS di Level Terburuk
BTN Terbitkan Junior Global Bond US$300 Juta

kembali ke atas