PASAR MODAL

Kamis, 14 Maret 2019 | 17:05 WIB

Wall Street Berpotensi Lebih Rendah

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi Lebih Rendah
(Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS sedikit lebih rendah Kamis pagi (14/3/2019), setelah pelaku pasar bereaksi hati-hati terhadap data ekonomi campuran dari Tiongkok.

Pada sekitar 03:30 ET, Dow futures tergelincir 53 poin, menunjukkan pembukaan negatif lebih dari 14 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq sama-sama terlihat sedikit berubah dari sesi sebelumnya.

Fokus pasar sebagian besar selaras dengan perkembangan ekonomi, setelah data menunjukkan output industri China diperluas pada tingkat paling lambat dalam 17 tahun.

Data muncul ketika investor memantau petunjuk tentang kesehatan ekonomi China, setelah pertumbuhan mendingin menjadi 6,6 persen tahun lalu, seperti mengutip cnbc.com.

Penjualan ritel dan investasi aset tetap di ekonomi terbesar kedua di dunia itu datang lebih kuat dari yang diperkirakan pada hari Kamis.

Pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing juga membebani sentimen pasar setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia tidak terburu-buru untuk membentuk perjanjian.

Di Amerika Serikat, investor cenderung memonitor data ekonomi baru.

Klaim pengangguran mingguan dan harga impor untuk bulan Februari akan dirilis pada jam 8:30 ET. Penjualan rumah baru untuk Januari diatur untuk mengikuti sedikit nanti di sesi ini.

Dalam berita perusahaan, Dolar Jenderal, Azul dan Uxin adalah di antara perusahaan yang akan mempublikasikan hasil kuartalan terbaru mereka sebelum bel pembukaan.

Adobe, Broadcom dan Oracle adalah beberapa perusahaan besar yang diharapkan melaporkan laba setelah pasar tutup.

#BursaSaham #Dolar #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Petisi Bisa Gagalkan Rencana Brexit?
Sektor Keuangan Kirim Sinyal Potensi Krisis
Emas Naik Tipis
Harga Minyak Mentah Tergelincir
Inilah Pemicu Penguatan Dolar AS
Wall Street Jatuh
Investor: AS dan Cina Akur, Bursa Bisa Naik 15%

ke atas