EKONOMI

Jumat, 15 Maret 2019 | 01:09 WIB

Kemenkeu Suntik BPJS, Tunggu Tanggal Mainnya

Kemenkeu Suntik BPJS, Tunggu Tanggal Mainnya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Demi menyelamatkan BPJS Kesehatan dari defisit keuangan, Kementerian keuangan siap suntik dana besar. Kalau duit seret, layanan kesehatan masyarakat ikut seret pula.

Saat ini, kementerian yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati ini tengah menunggu hasil audit dari BPKP. Agar diketahui secara pasti berapa kebutuhan dana dari BPJS Kesehatan. "Lah iya (nyuntik), kan negara harus hadir," kata Wamenkeu Mardiasmo di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Mengingatkan saja, Kementerian Keuangan telah menyuntikkan dana ke BPJS Kesehatan sebesar Rp10,1 triliun. Dilakukan dua tahap masing-masing Rp4,9 triliun dan Rp5,2 triliun.

Mardiasmo menjelaskan, pemerintah siap menyuntikkan modal lagi jika hasil audit BPKP memutuskan bahwa defisitnya lebih dari yang sudah dibayarkan.

Menurutnya, hasil audit BPKP terhadap kinerja keuangan BPJS Kesehatan ditargetkan rampung dan dikirim Kemenkeu pada Maret 2019. "Jadi nanti kalau per Maret BPJS defisitnya cukup besar, defisit itu kan karena banyak klaim yang jatuh tempo, atau gagal bayar, artinya sudah dilayani rumah sakit tapi belum dibayar BPJS, ya kita suntik, ada bayar, bisa saja tiga bulan itu kita bayarkan lagi," ungkap dia. [tar]

#MenkeuSMI #BPJS #LayananKesehatan
BERITA TERKAIT
Harap Tenang, THR Cair Serentak 24 Mei 2019
Ketika Sri Mulyani Beberkan Prioritas RAPBN 2020
Dijuluki Ratu Utang, Anak Buah Menkeu tak Terima
Samurai Bonds Perkaya Asing, Tanggung Jawab SMI?
Utang Era Jokowi Nambah Rp1 T/Hari, RR Cubit SMI
Sri Mulyani Curhat, Anggaran April Berdarah-darah
Sri Mulyani Tebar Ketakutan Ekonomi di Tahun Ini

kembali ke atas