NASIONAL

Jumat, 15 Maret 2019 | 14:32 WIB

Anies Bayar Janji Stadion, Pacu Elektoral Prabowo

R Ferdian Andi R
Anies Bayar Janji Stadion, Pacu Elektoral Prabowo
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Direktur Utama Jak Pro Dwi Wahyu Daryoto (Foto: Inilahcom/Eusebio CM)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara bertahap menunaikan janji politiknya. Janji lama Jokowi pembangunan stadion kini ditunaikan oleh Anies. Tanpa menjadi tim sukses dan tim hore capres seperti Ridwan Kamil dan kepala daerah lainnya, kerja Anies telah mengukuhkan elektoral Prabowo di Pemilu 2019 ini.

Unggahan kegiatan tentang pembangunan stadion internasional Jakarta di media sosial milik Anies Baswedan, banyak mendapat respons positif dari warga internet (citizen internet). Peletakan batu pertama pembangunan stadion Jakarta itu dilakukan Kamis (14/3/2019). Ini menandai penunaian janji politik saat pilkada tahun 2017 lalu.

Banyak pesan politik yang muncul dari pembangunan stadion kebanggaan warga ibukota ini. Anies tampak ingin menampilkan kepemimpinan yang berbeda dari pendahulunya seperti Jokowi maupun Ahok. Janji politik tidak sekadar bualan apalagi pemanis bibir sekadar menarik pemilih saat pemilu. Lebih dari itu janji politik merupakan utang yang harus ditunaikan.

Karena, kedua pendahulunya yakni Jokowi-Ahok, sama-sama menjanjikan pembangunan stadion, namun hingga periode selesai, janji itu tak kunjung ditunaikan. Padahal, saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi menargetkan pembangunan stadion rampung pada 2015. Hingga jelang berakhir masa jabatan sebagai Presiden RI, janji Jokowi tak tertunaikan.

Menariknya, dalam unggahan yang ditulis Anies melalui akun media sosial, Anies tampak memberi pesan pembeda dengan tokoh politik lainnya yang acap mengklaim kerja dan meniadakan peran-peran pendahulunya. Pembangunan stadion Jakarta, kata Anies, juga karena peran para gubernur pendahulunya.

Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat di dalam proses pembangunan stadion ini. Bukan hanya dalam enam bulan terakhir, bukan hanya dalam setahun terakhir, tapi sejak bertahun-tahun yang lalu, tulis Anies.

Anies tak segean menyebut banyak pihak yang terlibat dalam proses inisiasi pembangunan stadion ini yang melibatkan banyak pihak. Ia menyebut ribuan pihak yang terlibat dalam pembangunan stadion ini. Di situ banyak terlibat, ribuan jumlahnya, para gubernur, para aparat Pemprov, masyarakat yang mengawal proses ini sejak bertahun-tahun yang lalu, tambah Anies.

Cara Anies mengapresiasi ini mengingatkan cara yang berbeda dilakukan oleh Jokowi saat meresmikan sejumlah proyek pemerintah yang kerap menimbulkan polemik di tengah-tengah publik. Klaim kinerja pembangunan oleh Jokowi dan pendukungnya kerap menimbulkan silang kata di tengah masyarakat.

Ada upaya glorifikasi personal Jokowi. Padahal, kerja pemerintah merupakan kerja berkesinambungan yang dilakukan oleh kolektif banyak pihak. Karena kerja dalam sistem demokrasi konstitusional merupakan pengelolaan pemerintahan yang didasari pada sistem hukum dan aturan (government by laws) bukan berbasis personal (not by men).

Di sisi lain, penunaian sejumlah janji Anies Baswedan secara diam-diam mengukuhkan elektoral bagi Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 ini. Simak saja, respons masyarakat atas kinerja Anies yang selalu dikaitkan dengan dorongan pergantian kepemimpinan nasional melalui Pemilu 2019 ini.

Kerja Anies di DKI Jakarta ini, meski Anies tak pernah secara demonstratif memberi dukungan pada Prabowo, nyatanya makin mengukuhkan keterpilihan Prabowo di Pemilu 2019 ini. Publik menilai model kerja Anies ini dapat dilakukan melalui skala nasional melalui pergantian kepemimpinan nasional.

Publik pun membandingkan gaya kepemimpinan Ridwan Kamil yang belakangan banyak disorot lantaran lebih banyak tampil sebagai tim sukses dan pendukung kandidat petahana dalam Pilpres ini. Belum lagi bila disandingkan dengan sejumlah kerja Ridwan Kamil yang banyak disorot seperti pembangunan pojok Dilan yang dianggap tidak berfaedah bagi Jawa Barat hingga pembentukan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang melibatkan adik kandung Ridwan Kamil.

#AniesBaswedan #PemprovDKI #Prabowo
BERITA TERKAIT
Luhut Sebut Prabowo dan Jokowi Baik-baik Saja
Pertemuan Jokow i& Prabowo untuk Tenangkan Situasi
Jokowi Ingin Bertemu Prabowo Sejukkan Suasana
Jokowi Akui JK Sudah Bertemu Prabowo
Anies Minta Jajaran Bersihkan Kawasan Thamrin
Teriakan Prabowo Presiden Ada di Tengah Kericuhan
Wapres JK Minta Prabowo Ikut Tenangkan Aksi Massa

kembali ke atas