EKONOMI

Minggu, 17 Maret 2019 | 19:08 WIB

Bulan Ini, Indef Prediksi Harga Pangan Naik 0,2%

Indra Hendriana
Bulan Ini, Indef Prediksi Harga Pangan Naik 0,2%
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom Indef, Enny Sri Hartati memprediksi bakal terjadi kenaikan harga pangan di daerah sebesar 0,2% pada Maret 2019. Pemantiknya, keterlambatan distribusi akibat banjir di beberapa tempat.

Inflasi untuk pangan di Maret mungkin agak sedikit. Yang pasti engga mungkin deflasi karena ada beberapa daerah (itu banjir) akan pengaruhi pasokan terutama distribusi seperti di Jawa Timur, termasuk di Jayapura. Pasti akan pengaruhi jalur distribusi, kata Enny dalam sambungan telepon, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Menurut dia, meski pasokan terjaga tapi bila jalur distribusi terganggu karena ada bajit, maka tidak bisa dipungkiri harga pangan akan naik. Seandainya stok ada tapi karena distribusi terganggu maka akan pengaruhi kenaikan harga, kata dia.

Adapun harga pangan yang akan naik itu diprediksi naik itu di daerah. Sedangkan di Jakarta harga pangan dinilainya tak akan terpengaruh karena jalur distribusinya tak terganggu.

Harga bawang merah, bawang putih mengalami kenaikan. Walaupun cabe dan dan lain-lain (harganya) relatif stabil tapi itu di Jakarta yang relatif tidak ada gangguan distribusi. Tapi daerah lain yang alami gangguan distribusi cenderung mendorong inflasi pangang. Terutama daerah yg mengalami bencana banjir kemaren, ujar dia.

Sekedar diketahui, pada bulan Februari 2019 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi 0,29% di daerah pedesaan. Tak hanya itu, di daerah perkotaan juga terjaid deflasi 0,08%.

Realisasi ini lebih terkendali dari bulan Januari 2019 yang mengalami inflasi sebesar 0,32%. Adapun inflasi tahun kalender Januari-Februari 2019 tercatat 0,24% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan Januari 2019 sebesar 2,57% (year on year/yoy). [tar]

#Indef #Harga #Pangan #Inflasi
BERITA TERKAIT
(Izin Investasi Masih Rumit) Era Jokowi Belum Berhasil Efisienkan Birokrasi
Penduduk Miskin Turun 0,25% di Bulan Maret 2019
Musim Kemarau, Cabai Lampung Tembus Rp100.000/Kg
Pasar Tradisional Kota Madiun Banjir Cabai India
Jangan Biarkan Kaki Bulog Pincang
Daya Saing Industri Kosmetik Rendah, Pak Airlangga
TBS Anjlok, Apkasindo Minta Pemerintah Jangan Diam

kembali ke atas