NASIONAL

Jumat, 29 Maret 2019 | 11:47 WIB

Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

Menjawab Tantangan Ekonomi Digital
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Di era digital saat ini, terjadi ketidaksesuaian antara keahlian dan keterampikan pencari kerja dengan kebutuhan industri.

Alhasil, tamatan sekolah berbasis vokasi juga dihadapkan dengan persoalan yang sama. Bahkan tamatan SMK menjadi salah satu kelompok penyumbang pengagguran.

Sebaliknya, perkembangan perusahaan rintisan (startup) juga menumpuk di Jabodetabek. Sementara dampak otomatisasi yang akan terjadi sektor otomotif dan tekstil, pakaian dan alas kaki, juga harus diantisipasi.

Merujuk pada persoalan tersebut, CEO Makna Informasi, M Rahmat Yananda menilai Rumah Siap Kerja (RSK) yang diusung pasangan Prabowo-Sandi harus menawarkan kebaruan dan menjawab tantangan-tantangan tersebut.

"RSK harus berperan sebagai ruang inovasi dan platform kolaborasi. Misalnya di tahap awal, RSK dapat membantu memetakan kebutuhan antara industri dan pekerja di era ekonomi digital," terang Rahmat di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Rahmat mengingatkan, RSK harus membantu sekolah berbasis vokasi diarahkan untuk melahirkan pengembang perangkat lunak. Selain itu, RSK perlu menidorong perusahaan rintisan lokal. Hal ini untuk mencegah terjadinya perpindahan tenaga ahli dan terampil lokal ke Jabodetabek.

"Dengan rekam jejaknya sebagai pengusaha muda yang sukses, Sandiaga Uno akan mampu mengantisipasi tantangan tersebut," sambungnya.

Sementara TIm Ahli Sandinomics, Alexander Yahya Datuk menyebut RK membuka kesempatan bagi seluruh pihak untuk bekerja sama, termasuk dengan swasta. Kedepannya, RSK akan memiliki sejumlah fasilitas seperti pencarian lapangan kerja yang terintegerasi dengan banyak situs, baik pemerintah maupun swasta.

Selain itu, RSK juga menjadi ruang untuk pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan minat dan bakat setta kondisi pasar saat ini.

"RSK siap menyediakan pelatihan khusus dan data keadaan kebutuhan kerja bagi kaum muda atau difabel yang ingin mencari kerja," terang Alex.

Terkait gagasan tersebut, politikus Partai Gerindra, Nizar Zahro menyebut RSK sebagai bentuk kehadiran negara kepada rakyatnya. Ia berjanji, akan mengawal RSK, baik dari segi aturan dan pendanaan jika nantinya Prabowo-Sandi terpilih di Pilpres 2019.

"Kami pasti akan mendukung dari segi aturan & anggaran untuk terlaksana," terang Nizar.

#EkonomiDIgital #MasalahKerja
BERITA TERKAIT
Menteri Susi: Buang Plastik ke Laut "Tenggelamkan"
Golkar Terpuruk, Indra Bambang Utoyo Maju di Munas
Menteri Susi Kampanye Tolak Plastik Sekali Pakai
Wadahi Kreatifitas Kaum Muda Lewat Konten Positif
Bom Molotov Teror Warga Jombang!
Demokrat Harap DPRD Bantu Anies Selesaikan Polusi
PAN Minta Publik Move On dari Pilpres 2019

kembali ke atas