PASAR MODAL

Senin, 08 April 2019 | 06:12 WIB

Kerugian MPPA Turun Jadi Rp898 Miliar

Wahid Ma'ruf
Kerugian MPPA Turun Jadi Rp898 Miliar

INILAHCOM, Jakarta - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mampu memperkecil kerugian per 31 Desember 2018 menjadi Rp898 miliar dari rugi bersih Rp1,2 triliun pada periode yang sama tahun 2017.

Untuk penjualan perseran menurun menjadi Rp10,6 triliun dari Rp12,56 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp4,8 triliun dari Rp5,4 triliun. Untuk jumlah liabilitas perseroan menjadi Rp3,6 triliun dari Rp4,2 triliun. Sedangkan total ekuitas perseroan turun tipis menjadi Rp1,14 triliun dari Rp1,17 triliun.

Perseroan mencatat penurunan total jumlah gerai menjadi 219 buah dari 259 buah. Jumlah gerai hypermart mendominasi mencapai 107 buah dari 113 buah.

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) didirikan 11 Maret 1986 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1986.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Matahari Putra Prima Tbk, antara lain: Multipolar Tbk (MLPL) (50,23%) dan Prime Star Investment Pte. Ltd. (26,09%). Multipolar Tbk (MLPL) merupakan perusahan induk MPPA, sedangkan induk usaha terakhir MPPA adalah Lanius Limited. Untuk pemegang saham publik sebesar 16,8%.

Kegiatan usaha utama MPPA jaringan toko serba ada yang menyediakan berbagai macam barang untuk kebutuhan sehari-hari. Saat ini MPPA mengoperasikan toko Hypermart, Foodmart dan Boston Health & Beauty di 285 yang berlokasi di Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia.

#MPPA #MatahariPutraPrima #Kinerja2018
BERITA TERKAIT
Bursa Saham AS dalam Tren Pelemahan Sejak Oktober
Bursa Saham Eropa Coba Tembus Area Positif
PT Chandra Asri Cari Rp750 M di Pasar Obligasi
Koronavirus Bisa Gulung Bisnis di Kawasan Asia
Ketakutan Koronavirus Terus Terjadi di Bursa Asia
Bursa Saham AS di Level Terburuk
BTN Terbitkan Junior Global Bond US$300 Juta

kembali ke atas