METROPOLITAN

Senin, 08 April 2019 | 21:45 WIB

Polisi Diharap Transparan Usut Kasus Eks Kadis SDA

Aris Danu
Polisi Diharap Transparan Usut Kasus Eks Kadis SDA
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Polda Metro Jaya lebih transparan dalam menuntaskan kasus yang menjerat mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendrawan.

Diketahui, Teguh telah ditetapkan tersangka sejak Agustus 2018 lalu karena memasuki pekarangan orang lain tanpa izin. namun hingga kini tak belum juga ada kelanjutannya.

"Hal ini agar publik tidak berpikiran negatif terhadap penyidikan kasus yang mereka tangani," katanya.

Menurut dia, seharusnya jika seseorang sudah ditetapkan sebagai tersangka, proses penanganan perkaranya disegerakan untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Sebab penetapan seseorang menjadi tersangka karena polisi sudah memiliki dua alat bukti.

"Namun jika prosesnya lamban, dari Agustus hingga April belum ada tanda kelanjutan perkaranya, tentu ini menjadi tanda tanya," ungkapnya.

Untuk menghindari dugaan-dugaan negatif dari masyarakat, sambung Neta, Polda Metro Jaya harus segera melanjutkan kasus yang menjerat Teguh dengan cara melanjutkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) hingga dilimpahkan ke kejaksaan.

Sebelumnya, Teguh Hendrawan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada 29 Agustus 2018 lalu, karena melakukan pelanggaran dengan masuk pekarangan orang tanpa izin. Saat itu, ia dilaporkan warga bernama Felix Tirtawidjaya pada bulan Agustus 2016 lalu, karena dianggap melanggar pasal 170 tentang perusakan dan masuk ke pekarangan orang lain.

#KadisEksSDA #IPW
BERITA TERKAIT
Jakarta Akan Cerah Sepanjang Hari
Warga Papua di Jakarta Diharap Tak Terpengaruh
Anies Imbau Warga DKI Jaga Persatuan di Ibukota
Anies Harap Produk Ikat Indonesia Berkembang
Bawa Senpi Mainan, Polisi Gadungan Dikepung Warga
Sejak Juli, 11.290 Pelanggar Terekam Kamera e-TLE
Hendak Bantu Warga Satpam Ini Tewas Digigit Ular

kembali ke atas