PASAR MODAL

Jumat, 19 April 2019 | 04:09 WIB

Pengitungan Pilpres 2019 Belum Usai, IHSG Melejit

Pengitungan Pilpres 2019 Belum Usai, IHSG Melejit
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pelaku pasar modal, Hendra Martono Liem meramalkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2019, berpotensi menuju level 7.100 poin. Mudah-mudahan tidak meleset.

"Akhir tahun IHSG berpotensi menuju ke arah 7.100 poin," ujar Hendra Martono Liem yang juga CEO PT Arah Investasi Mandiri di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Sementara itu tercatat, IHSG pada Kamis ditutup menguat 25,68 poin, atau setara 0,4% ke posisi 6.507,22. Menurut dia, arah positif pergerakan IHSG itu seiring dengan harapan investor terhadap program infrastruktur yang sedang berjalan kembali berlanjut. "Pasar merespon kemungkinan besar petahana menang," katanya.

Respon pasar itu merujuk pada hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menunjukan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul sementara dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur cukup berdampak positif terhadap saham-saham yang bergerak di sektor konstruksi dan keuangan. "Saham kontruksi memiliki bobot sekitar 11 persen terhadap IHSG, dan finance sekitar 23,82 persen," kata Hendra.

Equity Strategist DBS Group Research, Joanne Goh dalam risetnya, menyebutkan pemodal akan memberikan tanggapan positif terhadap hasil awal hitung cepat Pemilu yang menunjukkan kembali terpilihnya petahana.

"Pemodal dapat mengetahui apa yang bisa diharapkan berdasarkan atas rekam jejak periode pertama Presiden Joko Widodo. Pembangunan infrastruktur akan berlanjut, disertai rencana lebih fokus pada pengembangan sumber daya manusia," paparnya.

DBS menegaskan peringkat "overweight" untuk Indonesia, dan memproyeksikan target IHSG dari sebelumnya 6.500 menjadi 6.900 poin dalam 12 bulan ke depan. Berbagai sektor yang akan mendapat manfaat selama masa jabatan baru Jokowi akan mencakup sektor terkait infrastruktur, seperti, konstruksi, jalan tol, dan semen.

Selain itu, DBS Group Research juga memiliki pandangan positif untuk sektor properti, dengan asumsi, Jokowi dapat meningkatkan investasi dan manufaktur. Perusahaan milik negara sektor energi dan perbankan, juga akan mendapat manfaat. [tar]

#Pilpres2019 #IHSG #BEI
BERITA TERKAIT
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Inilah Jadwal Rights Issue PT Phapros
Gedung Putih Segera Tentukan Bisnis Huawei di AS
Inilah Penggerak Bursa AS Pekan Depan
Pekan Ketiga Juli, Pasar Masih Merespon Positif
Perusahaan AS Tinggalkan China Terus Berlanjut
Trump Tetap Desak Fed Perjelas Kebijakan

kembali ke atas