NASIONAL

Sabtu, 20 April 2019 | 12:13 WIB

Kiai se-Jatim Minta Masyarakat Tunggu Hasil KPU

Kiai se-Jatim Minta Masyarakat Tunggu Hasil KPU
(beritajatim)

INILAH.COM, Jakarta - Puluhan Kiai Sepuh se-Jawa Timur berkumpul di Rumah Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di perumahan The Gayungsari, Surabaya. Pertemuan menyikapi dinamika politik pascapemilihan Presiden dan pemilihan legislatif 2019.

"Kiai-kiai berkumpul setelah kemarin proses pilihan presiden. Ibaratnya ini adalah melupakan 01-02 untuk bermusyawarah dalam menyikapi dinamika pascapilpres," kata Gus Ipul.

Sejumlah kiai berpengaruh di Jawa Timur hadir dalam pertemuan itu, diantaranya Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi, Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar, Pengasuh Pesantren Ploso Kediri, KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli, serta Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Selain itu, Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi; Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya KH Miftahul Ahyar; Pengasuh Pesantren Ploso Kediri, KH Zainuddin Djazuli dan KH Nurul Huda Djazuli; serta Pengasuh Pesantren Sidogiri, Pasuruan KH Nawawi Abdul Djalil.

Dalam pertemuan itu, para kiai sepuh tersebut mengeluarkan seruan kepada masyarakat, satu diantaranya meminta masyarakat bersabar dan menunggu hasil perhitungan resmi KPU.

Inilah seruan Kiai Sepuh Jawa Timur kepada masyarakat yang dihasilkan dalam pertemuan itu, yakni:

1. Bersyukur kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya pemilu 2019 yang aman, tertib dan lancar dan bersedia menerima siapapun yang ditakdirkan Allah SWT untuk menjadi pemimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia atas dasar keputusan resmi KPU.

2. Terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya secara tertib dan bertanggung jawab. Dan terimakasih juga Kepada segenap aparat negara yang telah bertugas dengan baik.

3. Menjaga suasana masyarakat yang aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah ummat, sesuai kaidah: Dar'ul mafasid muqoddamun ala jalbil masholih.

4. Bersabar menunggu dan mengawasi proses penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU secara profesional, adil dan amanah dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang yang berlaku untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas.

Pertemuan kali ini sangat penting karena para kiai yang bertemu sebelumnya ada yang mendukung pasangan Jokowi-Maruf dan ada yang mendukung Prabowo-Sandi.

Mereka mengganggap proses dukung mendukung telah usai dan saatnya kini menatap ke depan demi keutuhan dan kemajuan bangsa. [beritajatim]

#Pemilu2019 #KiaiJawaTimur #GusIpul
BERITA TERKAIT
PAN Minta Publik Move On dari Pilpres 2019
(Kerusuhan 22 Mei) Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan 207 Tersangka
Polri Kembali Amankan Provokator Kerusuhan 22 Mei
Bahas Oposisi, Andre dan Andi Arief Saling Nyinyir
(Pemilu 2019) Perubahan Angka Form DA1 Tak Pengaruhi Hasil
Ahok Mengaku Karier Politik-nya Sudah Selesai
Ahok: Saya Sudah Cacat tak Mungkin jadi Menteri

kembali ke atas