NASIONAL

Senin, 22 April 2019 | 07:00 WIB

Gaduh Andi Arief Saran Bentuk Komisi Independen

Gaduh Andi Arief Saran Bentuk Komisi Independen
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2019 berbuntut panjang. Pasalnya saat ini terus berhembus kabar dari menggiring opini, manipulatif, hingga kebohongan publik. Diketahui hasil quick count, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul.

Menanggapin hal tersebut, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menekankan kegaduhan tersebut bisa diatasi dengan membentuk komisi independen yang disepakati oleh kedua pihak. Hal tersebut dilakukan guna menelusuri benar atau tidaknya terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019.

"Kegaduhan bisa ada solusi politik dengan membentuk komisi independen yg disepakati kedua pihak. Untuk mencari fakta apakah kecurangan sebelum, saat dan sesudah pencoblosan benar terjadi tanpa mengganggu proses pemilu yang berjalan. Akan baik untuk semua fihak dan rakyat," cuit akun Twitter @AndiArief__, dikutip Minggu (21/4/2019).

Cuitan akun Twitter @AndiArief ini kemudian ditanggapi oleh netizen lewat berbagai komentar ;

@fr4nkhs : Jangan buat onar Yang kalah harus legowo

@negabod : halah komisi pemberantasan korupsi aja hendak dibatasi bahkan dibubarkan kok, apalagi komisi untuk pemilu, mz

@yusran579 : Kita hanya bermain dlm koridor konstitusi. Sikap Jujur dan Adil hrs ditunjukan oleh semua pihak. Bagi yg melanggar akan terkena saksi oleh pihak yg berkompeten. Bila pihak yg berkompeten tdk memberi sangsi, maka masyarakat akan menghukumnya. Ini suara rakyat yg diperjuangkan. [wll]

#Bentuk #KomisiIndependen #Pilpres2019
BERITA TERKAIT
TKN Belum Pastikan Agenda Jokowi Saat Putusan MK
PA 212 Gelar Aksi Mulai Besok di MK
(Sidang Putusan Gugatan Pilpres) Sembilan Hakim MK Mulai Berunding Hasil Gugatan
(Sengketa Pilpres 2019) Tim BPN Beberkan Hal 'Wow' di Persidangan
TKN-BPN Sepakat Sembilan Hakim MK Independen
Tim Hukum TKN Nilai Kemenangan 02 di MK Tipis
Tim Hukum Prabowo-Sandi Doa Bersama di MK

kembali ke atas