PASAR MODAL

Senin, 22 April 2019 | 14:52 WIB

Wall Street Berpotensi Negatif

Wahid Ma'ruf
Wall Street Berpotensi Negatif
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS lebih rendah pada Senin pagi (22/4/2019) menjelang hari perdagangan yang sepi setelah istirahat Paskah tetapi salah satu minggu pendapatan tersibuk musim ini.

Sekitar 1,30 pagi ET, Dow futures turun 33 poin, menunjukkan pembukaan negatif 25 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq juga terlihat sedikit lebih rendah, seperti mengutip cnbc.com.

Pasar AS bisa melihat perdagangan lebih tenang Senin setelah akhir pekan Paskah yang panjang. Di Gedung Putih, para tamu akan bergabung dengan Presiden Donald Trump dan First Lady, Melania Trump untuk tahunan, Egg Egg Roll tradisional. Pasar di Eropa juga tetap tutup Senin untuk liburan Paskah.

Hasil perusahaan tetap menjadi fokus terbesar untuk AS pekan ini. Pada hari Senin, Halliburton akan melaporkan sebelum bel. Perusahaan lain yang melaporkan penghasilan termasuk Kimberly-Clark dan, setelah bel, Whirlpool dan Celanese.

Di depan data, penjualan rumah yang ada untuk bulan Maret diharapkan pada jam 10:00 pagi. ET.

Sepekan ke depan akan menjadi salah satu musim pendapatan tersibuk sejauh ini dengan Coca Cola, Procter & Gamble, UnitedTech, Verizon, Twitter, Lockheed Martin dan eBay hanya beberapa perusahaan yang melaporkan Selasa.

Pada hari Rabu, Facebook, Microsoft dan Tesla Motors hanya beberapa dari pendapatan perusahaan yang diharapkan dan pada hari Kamis, Comcast (perusahaan induk CNBC), Amazon, Ford, Starbucks, dan Domino's Pizza adalah di antara mereka yang melaporkan. Chevron, Exxon Mobil dan Colgate-Palmolive akan melaporkan laba pada hari Jumat.

Pasar minyak menjadi fokus setelah harga melonjak 3% menyusul laporan bahwa Sekretaris Negara AS Mike Pompeo akan mengumumkan bahwa mulai 2 Mei, Departemen Luar Negeri tidak akan lagi memberikan keringanan sanksi kepada negara mana pun yang saat ini mengimpor minyak mentah atau kondensat Iran.

Minyak mentah berjangka Brent naik lebih dari 3 persen menjadi lebih dari $ 74 per barel pada Senin pagi selama jam-jam Asia, sementara minyak mentah AS naik sekitar 2,67 persen menjadi $ 65,71 per barel. Harga telah turun sedikit pada 1.30a.n. ET.

Fokus tetap pada Sri Lanka setelah serentetan serangan bom pada gereja dan hotel pada hari Minggu Paskah yang menewaskan sedikitnya 290 orang dan melukai lebih dari 500 lainnya. Masih belum ada klaim tanggung jawab hari Senin. (105862899)

Dalam berita lain, ekonom pemenang hadiah Nobel Joseph Stiglitz mengatakan bahwa kritik terhadap globalisasi salah ketika mereka mengatakan perjanjian perdagangan tidak adil bagi AS dan Eropa. Dalam buku terbarunya, Stiglitz mencatat bahwa perjanjian perdagangan telah memajukan kepentingan perusahaan dengan mengorbankan pekerja di negara maju dan berkembang.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Wall Street Bisa Bergerak Terbatas
IHSG Mengurangi Kerugian Jadi Turun 0,1% ke 5.939
Bursa Saham Eropa Masih Bergerak Terbatas
Inilah Alasan Laba Blue Bird Turun Jadi Rp88,76 M
Inilah IPO Terbesar di Saudi Hari Ini
Bursa Asia Masih Sulit Menghijau Lagi
IHSG Masih Memerah di 5,932,13 Usai Turun 0,3%

kembali ke atas