PASAR MODAL

Rabu, 24 April 2019 | 13:17 WIB

PTBA Bidik Pangsa Pasar Ekspor Selain China

M Fadil Djailani
PTBA Bidik Pangsa Pasar Ekspor Selain China
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terpengaruh dengan kebijakan pembatasan impor batu bara pemerintah China.

PTBA mengaku mengalami penurunan laba bersih sepanjang kuartal 1 2019 dari Rp1,45 triliun menjadi Rp1,14 triliun atas kebijakan tersebut. Pemicunya pembatasan impor China ini membuat harga batu bara jadi ikut turun.

Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin mengatakan untuk meminimalisirkan penurunan laba yang lebih dalam, perseroan bakal mencari pangsa pasar ekspor selain ke China.

"Kami mengoptimalkan peluang pasar ekspor ke beberapa negara seperti India, Korea Selatan, Sri Lanka dan Hong Kong di tengah pembatasan impor yang dilakukan China selaku pasar ekspor terbesar," kata Arviyan di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Arviyan menjelaskan pasar ekspor yang disasar perusahaan pada tahun ini memang tak hanya ke pasar lama saja seperti China. Tetapi perusahaan juga meningkatkan pasar di India, Korea Selatan, Sri Langka dan Hongkong.

Ia juga mengatakan pasar tersebut banyak menyerap produksi batubara PTBA berkalori sedang dan tinggi. "Ini juga salah satu strategi untuk optimalisasi penjualan ekspor batubara medium to high calorie ke premium market," ujar Arviyan.

Arviyan menambahkan produksi batu bara perseroan pada kuartal I 2019 mencapai 5,7 juta ton naik 8% dibanding pada periode yang sama tahun lalu 5,28 juta ton.

Untuk angkutan batu bara mencapai 5,84 juta ton meningkat 7,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 5,43 juta ton dan mendorong peningkatan penjualan jadi 6,65 juta ton atau naik 5,6% dari periode tahun lalu 6,3 juta ton. [hid]

#PTBA #HargaBatuBara #Kuartal12019
BERITA TERKAIT
Ini Penopang Kenaikan Laba PT Arwana Citramulia
China Berpotensi Gencar Tingkatkan Perdagangan
Bursa Saham AS Siap Bangkit
Anak Usaha MGRO Raih Pinjaman Rp200 Miliar
SCBD Ingin Delisting, BEI Minta Klarifikasi
Bursa Saham Asia Akhirnya Tetap Tergelincir
IHSG Menyisakan Pelemahan 0,1% ke 6.394,609

kembali ke atas