EKONOMI

Kamis, 25 April 2019 | 10:01 WIB

Pariwisata Luar Jawa dalam Ancaman Tiket Mahal

Pariwisata Luar Jawa dalam Ancaman Tiket Mahal
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) akan mencermati dampak mahalnya tiket pesawat terhadap bisnis pariwisata di luar Pulau Jawa sepanjang libur Lebaran 2019.

"Kalau saat libur Lebaran pastinya untuk wilayah Pulau Jawa sudah dalam kondisi aman. Namun kami akan melihat teman-teman yang di Bali dan Lombok. Kami akan melihat (dampak tiket pesawat) terhadap destinasi di sana. Bisa saja wisatawan menahan untuk tidak pergi ke sana," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP ASITA, Titus Indrajaya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Dia menjelaskan, Desember 2018 yang merupakan musim puncak liburan saja, destinasi wisata di luar Jawa sepi. Lantaran para wisatawan domestik cenderung memilih untuk berlibur ke luar negeri. "Beda selisih harga tiket Rp500.000 sampai dengan Rp1 juta, wisatawan memilih ke luar negeri. Nah ini yang dikhawatirkan sebetulnya," ujar Titus.

Menurut dia, mahalnya tiket pesawat tidak begitu berpengaruh bagi pariwisata di Pulau Jawa karena banyaknya moda transportasi yang tersedia saat ini. Harga tiket tersebut justru bisa sangat memengaruhi kondisi pariwisata di luar Jawa. [tar]

#Asita #Pariwisata #TiketPesawat
BERITA TERKAIT
KAHMIPreneur: Mandalika Penggerak Ekonomi Daerah
Revitalisasi Wisata Waduk Jatiluhur Mulai 2019
Tiket Pesawat Masih Mahal, Darmin Punya Jurus Ini
(Pencemaran Minyak Tumpah) Tutup Sumur YYA-1, PHE ONWJ Lakukan Ini
Wagub Uu Ingin Koperasi& UMKM Juara di Era Digital
Bappenas: Jokowi yang Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru
Tertibkan Miras, BC Merauke Bentuk Tim Gabungan

kembali ke atas