MOZAIK

Sabtu, 27 April 2019 | 11:00 WIB

Man Jadda Wa Jadda

Man Jadda Wa Jadda
(Foto: ilustrasi)

SETIAP manusia yang berusaha pasti ingin mendapatkan keberhasilan. Tidak ada satu pun manusia yang ingin gagal atas usahanya. Segala bentuk iktiar dilakukan untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan. Apakah itu dalam hal pekerjaan, belajar, hingga masalah kehidupan yang lain.

Allah pun menilai seseorang dari apa yang diikhtiarkannya. Bukan melulu pada hasilnya. Sebab dalam setiap proses, ada pembelajaran yang bisa diambil. Sedangkan hasil adalah sepenuhnya milik Allah SWT. Allah yang menentukan apakah akan menuai keberhasilan atau harus mengulang agar terus membelajarkan.

Paling tidak ada tiga kunci agar kita memperoleh keberhasilan, yaitu:

Kesungguhan. Di antara kita pasti sudah banyak yang tahu istilah Man Jadda Wa Jadda. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil. Bukan hasil yang ditonjolkan dalam hal ini, namun proses untuk menuju tujuan. Bahwa dalam berproses kita harus bersungguh-sungguh. Namun meskipun begitu, tidak lupa bahwa hasil sepenuhnya ada di tangan Allah SWT.

Man Shobaro Zafiro. Siapa yang bersabar akan beruntung. Sabar disini tentu saja bukan hanya diam dan menunggu masalah selesai dengan sendirinya. Namun tenang dalam menghadapi masalah yang ada. Bisa berpikir jernih. Tidak gegabah, serta melibatkan Allah dalam setiap keputusan. Tidak buru-buru memutuskan hanya karena ingin segera menyelesaikan masalah.

Sabar disini juga bisa diartikan sebagai sabar atau apa-apa yang sedang dihadapi. Menyadari bahwa apapun yang sedang dialami adalah kehendak dari Allah. Semuanya atas ijin Allah. Percaya bahwa Allah sudah mengukur kemampuan masing-masing hambanya.

Man Saaro Alaa Darbi Washola. Siapa yang berjalan di jalan-Nya, akan sampai. Banyak orang yang bilang, demi kebaikan, idak apa berbuat itu. Kalimat tersebut sering digunakan untuk pembelaan atas keburukan yang dilakukan. Alasannya untuk kebaikan. Padahal, kebaikan hanya akan bernilai kebaikan bila dilakukan dengan cara yang baik. Ibaratnya, mencuri akan tetap berdosa meskipun hasil curiannya digunakan untuk sedekah.[Fimadani]

#KerjaKeras
BERITA TERKAIT
Akikahi Anak Angkat Tanpa Persetujuan Orangtuanya
Anak Hasil Zina Tak Peroleh Warisan!
Jangan Beri Nama Makhluk dengan Ar-Rahman, Kenapa?
Dalil Haramnya Onani dan Masturbasi
Antara Susah dan Senang
Ketika Ruh Ponpes Masuk ke Tubuh Perguruan Tinggi
Menguasai Hak Milik Umum untuk Kepentingan Pribadi

kembali ke atas