NASIONAL

Jumat, 26 April 2019 | 09:01 WIB

TKN Adukan Bukti Kecurangan BPN Ke Sentra Gakumdu

TKN Adukan Bukti Kecurangan BPN Ke Sentra Gakumdu
Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Ade Irfan Pulungan (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Ade Irfan Pulungan, bakal melaporkan adanya temuan bukti kecurangan yang dilakukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Bukti tersebut terkait dengan sejumlah foto maupun video yang merugikan pihak TKN. Bukti tersebut didapatkan dari masyarakat yang melaporkan dugaan kecurangan.

"Jadi setiap mereka menyampaikan laporan, kan. Kami minta buktinya. Ada yang memberikan laporan tersebut dari tim kami di daerah. Mulai dari video, foto juga testimoni," kata Ade Irfan Pulungan di Posko Pemenangan Jokowi-Maruf Amin, Rumah Cemara No.19, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.

Sebagai tindak lanjut penemuan tersebut, Irfan mengatakan akan segera melakukan pengaduan tersebut kepada Sentra Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu). Mengenai lokasi pengaduan dugaan kecurangan berasal bukan saja terjadi di Indonesia saja melainkan juga ditemukan pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) di luar negeri.

"Asalnya bermacam-macam karena kan kami dapatkan dari saksi kami di tiap TPS ada di Nusantara. Ada juga dari pencoblosan di Sydney, Hongkong-Macau dan TPS lainnya juga di luar negeri yang sengaja dibatalkan. Ada juga terindikasi saksi dari pihak 02 penyebabnya," ujar Ade Irfan Pulungan.

Lebih lanjut Ade Irfan menjelaskan bahwa laporan yang berhasil didapatkan dari pihak hukum TKN ada sekitar 25 ribu aduan yang diterima pihaknya melalui Whatsapps ataupun Hotline nomornya 081 3938 6355. Pelaporan tindakan kecurangan yang dilakukan oleh kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi diakui Ade Irfan masih terus dibuka sampai menjelang rilis resmi real count milik KPU . [rok]

BERITA TERKAIT
Purna Tugas, Kapolri Beberkan Jasa-jasa Wapres JK
Viral, Video Siswa di Malang Ditampar di Kelas
Warga Jakarta Nekad Curi Toko Bangunan di Tuban
Sandi Ditawar Wagub DKI, Gerindra : Wajar
Cerita Anak Abu Rara Takut Disuruh Melakukan Teror
2 Tahun Anies Berhasil & Keakraban dengan Prabowo
(Pilbup Sleman 2020) Mumtaz Rais Ingin Ubah Kultur Pemerintahan

kembali ke atas