EKONOMI

Selasa, 07 Mei 2019 | 22:25 WIB

Harga Batubara Acuan Mei 2019 Merosot Tajam

Indra Hendriana
Harga Batubara Acuan Mei 2019 Merosot Tajam
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian ESDM menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) pada bulan Mei 2019 senilai US$ 81,86 per ton. HBA ini turun dibandingkan dengan April 2019.

Di mana pada April 2019, HBA dipatok senilai US$ 88,85/ton. Dengan begitu HBA pada Mei 2019 mengalami penurunan US$6,99 per ton.

Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, HBA yang turun dipengaruhi oleh adanya kebijakan atas pembatasan impor batubara oleh beberapa negara Asia Timur dan Asia Barat khususnya Tiongkok dan India.

"Saat ini Tiongkok hingga India mulai mengurangi suplai batubara mereka dari Indonesia. Mereka melakukan proteksi impor dengan memperbanyak produksi dalam negeri guna memenuhi kebutuhan domestiknya," kata Agung di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Harga ini meneruskan tren komoditas batubara yang mengalami penurunan sejak akhir tahun lalu. Secara berurutan, harga batubara sempat berada di kisaran USD 100,89 per ton pada Oktober 2018.

Kemudian, harganya melorot menjadi USD 97,90 per ton pada November dan sebesar USD 92,51 per ton pada Desember 2018.

Penurunan harga pun berlanjut ke tahun 2019 ini. Harga batubara sebesar USD 92,41 per ton pada Januari, sebesar USD 91,80 per ton pada Februari, dan turun lagi menjadi USD 90,57 per ton pada Maret dan USD 88,85 per ton di bulan April.

HBA sendiri diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platts 5900 pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kilogram GAR.

Ketetapan HBA Mei 2019 didasarkan pada Keputusan Menteri ESDM 76 K/30/MEM/2019. Pada keputusan yang sama, Menteri ESDM Ignasius Jonan juga mengeluarkan 20 harga mineral logam lain di bulan yang sama, seperti Emas (USD 1.296,44/ounce), Aluminum (USD 1.865,59/ounce), Tembaga (USD 6.442,16/ounce) dan Nikel (USD 13.000,91/ounce). [ipe]

#HBA #Batubara #Mineral #MenteriJonan
BERITA TERKAIT
Masuk Radar Menteri ESDM, Kader PPP Bilang Siap
Izin Dicabut, Lahan Tanito Harum Kembali ke Negara
Jonan Laporkan Blok Masela, Jokowi Langsung Girang
Jonan: Subsidi LPG Rata-rata Rp3 Triliun Per Bulan
Subsidi Cuman Rp1.000, Solar Bisa Naik Tahun Depan
Menakar Masa Depan Pembangkit Setrum Batubara
Perang Dingin, DEN Usulkan Jokowi Copot Jonan

kembali ke atas