PASAR MODAL

Rabu, 08 Mei 2019 | 18:01 WIB

PT Indah Prakasa Rugi Rp820,6 Juta

M Fadil Djailani
PT Indah Prakasa Rugi Rp820,6 Juta
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) pada akhir kuartal I 2019 mencatatkan rugi bersih senilai Rp820,6 juta atau turun dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp2,802 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan perusahaan logistic energi itu di kuartal I tahun 2019 tidak audit yangdimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/5/2019).

Dalam laporan keuangan tersebut tertulis pendapatan sepanjang kuartal I 2019 tercatat sebesar Rp93,7 miliar atau mengalami kenaikan 26,96% dibanding kuartal I tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp73,82 miliar.

Tetapi, beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 40,5% dari Rp53,711 miliar menjadi Rp75,51 miliar pada akhir kuartal I 2019.

Pada sisi ekuitas, tercatat sebesar Rp138,82 miliar atau turun 1,35% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp140,76 miliar.

Sedangkan kewajiban perseroan tercatatsenilai Rp347,32 miliar atau mengalami penurunan 2,3% dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat senilai Rp339,5 miliar.

Sementara aset perseroan tercatat senilai Rp486,14 miliar atau naik 1,25% dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat senilai Rp480,2 miliar.

PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) didirikan dengan nama PT IndahPrakasa Sentosa pada tanggal 15 Januari 1988 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1988.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indah Prakasa Sentosa Tbk, yaitu: PT Surya Perkasa Sentosa (69,23%), PT Jaf Asia Investment (7,76%) dan PT Sinar Ratu Sentosa (6,92%).

Kegiatan bisnis INPS adalah berusaha dalam bidang perdagangan, pembangunan, pertanian, industri, percetakan, pengangkutan, perbengkelan dan jasa. Saat ini usaha utama INPS adalah bergerak dibidang distribusi BBM (Bahan Bakar Minyak), LPG (Liquified Petroleum Gas), dan bahan bahan kimia, perdagangan BBM dan pelumas, kendaraan angkutan (transportasi), logistik dan jasa.

Pada tanggal 29 Maret 2018, INPS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham INPS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 150.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp276,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Mei 2018. [hid]

#INPS #IndahPrakasaSentosa #Kuartal12019
BERITA TERKAIT
IHSG Mampu Bangkit ke 6.305,28
Bursa Saham Asia Jatuh
Harga Minyak Mentah Berakhir Positif
Harga Emas Naik Lewati US$1.500/Ons
Kenaikan Indeks Dow Terhenti
The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi
China Luncurkan Stimulus Dampak Perang Tarif

kembali ke atas