EKONOMI

Kamis, 09 Mei 2019 | 00:29 WIB

PNBP Tambang Dekati Target, Batubara Masih Andalan

Indra Hendriana
PNBP Tambang Dekati Target, Batubara Masih Andalan
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor pertambangan mencapai Rp15,65 triliun hingga awal Mei 2019.

Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Jonson Pakpahan mengatakan, realisasi PNBP tersebut, setara 36,22% dari target tahun ini yang ditetapkan Rp43,2 triliun. Untuk itu, dia optimis target PNBP 2019 bakal tercapai, seperti tahun lalu. "Sampai dengan 7 Mei kemarin PNBP minerba Rp15,65 triliun," kata Jonson di Jakarta, Rabu (8/5/2019).

Menurut dia, sektor batubara masih menjadi penyumbang mayoritas PNBP pertambangan. Penerimaan negara dari sektor pertambangan sangat bergantung terhadap tingkat harga dan volume produksi.

Selama kurun waktu dua tahun terakhir PNBP sektor pertambangan memang melampaui target. Hal ini seiring dengan membaiknya harga batu bara. Kondisi itu berbanding terbalik pada periode 2014-2016.

Semenjak awal tahun kemarin, harga batu bara menunjukkan tren penurunan. Harga terus turun hingga US$ 81,86/ton pada Mei ini.

Jonson mengakui penerimaan negara berpengaruh seiring melemahnya harga batu bara. Namun dia mengungkapkan pemerintah menggenjot penerimaan negara melalui metode e-PNBP.

Dia menjelaskan e-PNBP Minerba merupakan sistem yang dibangun dalam rangka monitoring dan pengawasan kegiatan produksi dan penjualan mineral dan batu bara yang terintegrasi dengan kewajiban pembayaran PNBP. Dengan begitu perusahaan lebih terbit dalam melaporkan kewajibannya. "Tanpa e-PNBP maka kegiatan pengapalan produksi tambang tidak bisa dilaksanakan," kata dia. [ipe]

#PNBP #Pertambangan #Batubara
BERITA TERKAIT
Jokowi Titip Isu Ekonomi Ini di KTT ASEAN dan G20
Jokowi Tekankan Pentingnya Terobosan Investasi
Pertamina Kenalkan PertafloSIM ke PT Indonesia
Moratorium dan Alokasi Hutan Rakyat Diapresiasi
Artis Indonesia & K-Pop akan Kolaborasi Jaga Hutan
Presiden Undang UMKM Susun Kebijakan Ekonomi Mikro
Menteri Siti: Moratorium Pintu Tata Kembali Hutan

kembali ke atas