NASIONAL

Sabtu, 11 Mei 2019 | 11:02 WIB

Andi Arief: SBY Dianggap Penghalang Ambisi Kivlan

Ahmad Farhan Faris
Andi Arief: SBY Dianggap Penghalang Ambisi Kivlan
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seorang yang licik, bahkan dianggap ingin menjegal Prabowo Subianto supaya gagal menang dalam pemilu presiden 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melihat memang SBY dianggap musuh besar oleh Kivlan karena menghalangi ambisi kotornya bersama komplotan-komplotan untuk benturkan rakyat dengan isu SARA.

"SBY dianggap musuh karena penghalang ambisi kotor Kivlan Zen dan komplotan yang kerap bermain api membeturkan rakyat dengan atas nama agama dan SARA dari mulai konflik Ambon, Poso, Sampit dan lain-lain. Kivlan tak pernah membela Islam," kata Andi lewat twitternya yang dikutip Sabtu (11/5/2019).

Untuk diketahui, Mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, menanggapi cuitan Twitter Andi Arief soal 'setan gundul'. Selain itu, Kivlan justru menyebut Ketua Umum Demokrat SBY adalah jenderal licik.

"Ya yang setan gundul itu dia. Yang setan gundul, Andi Arief setan gundul, dia yang setan. Masa kita dibilang setan gundul," kata Kivlan.

Menurut dia, Andi Arief dan politisi Partai Demokrat tidak jelas arah politiknya. Bahkan, SBY juga tidak jelas arah politiknya. Kivlan mengaku mengetahui sifat SBY karena merupakan juniornya ketika masih di TNI. Memang, SBY tidak mau Prabowo menjadi Presiden Republik Indonesia.

"Dia saya tahu sifatnya. Mereka ini saling bersaing antara Prabowo dan SBY. Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden, dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik. Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang di tahun 2014," tandasnya. [rok]

#AndiArief
BERITA TERKAIT
Viral Siswa Diduga Minum Miras Dalam Kelas
KPK Langsung Tahan 2 Tersangka OTT Yogya
Wiranto Nilai Perlu Perbaikan Pengiriman Mahasiswa
(Solidaritas Pemuda Minta Akar Rusuh Papua Diusut) Negara Diminta Hilangkan Stigma Rasial
Santri di Mojokerto Tewas Akibat Luka di Kepala
(Masih di Bawah Umur) Penganiaya Santri Ditangani PPA Polres Mojokerto
Polisi Amankan Terduga Penganiaya Santri Mojokerto

kembali ke atas