NASIONAL

Senin, 13 Mei 2019 | 14:09 WIB

Isu Demokrat Keluar, BPN: Yang Penting Sikap Resmi

Fadly Zikry
Isu Demokrat Keluar, BPN: Yang Penting Sikap Resmi
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Hubungan Partai Demokrat dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terus diterpa isu keretakan. Ditambah lagi adanya pernyataan dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang meminta Partai Demokrat keluar koalisi.

Menanggapi hal itu, BPN menganggap setiap pernyataan yang muncul dari anggota koalisi bukan merupakan sikap resmi partai.

"Yang penting kan sikap resmi dari partai, sikap resmi dari BPN," kata Juru Bicara BPN Ahmad Riza Patria, Senin (13/5/2019).

Dia menambahkan, sikap resmi untuk keluar maupun tetap berada di koalisi ada ditangan Ketua Umum Partai.

"Sikap resmi ya yang menyampaikan Ketua Umum atau minimal Sekretaris Jenderal. Yang lain ga mewakili itu, ujarnya.

Sebelumnya, Arief mempersilahkan jika Partai Demokrat ingin keluar dari koalisi BPN. Demokrat sebaiknya keluar saja dari koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya, mau mundur dari koalisi saja pakai mencla mencle segala. Monggo keluar saja," katanya, Jumat (10/5).

Pernyataan itu muncul setelah pertemuan Ketua Kogasma Demokrat Agus Yudhoyono dengan Presiden Jokowi di Istana Negara beberapa waktu lalu. Sejumlah kader Demokrat pun juga kerap memberikan sinyal berpindah koalisi. [rok]

#Demokrat
BERITA TERKAIT
(Bursa Menteri) 7 Pendiri Demokrat Disebut Usulkan Darmizal
Gerindra Nilai Wajar Demokrat Dukung Pemerintah
Polri Klaim Warga Sorong Tak Aksi Lagi
Datangi Asrama Mahasiswa Papua, Fadli Zon Ditolak
1.200 Personal Diterjunkan ke Papua
KPK Cegah Anak Dan Istri Pengusaha Paulus Tanos
Polri Kendalikan Situasi Fakfak Papua Barat

kembali ke atas