PASAR MODAL

Senin, 13 Mei 2019 | 18:01 WIB

PT Indosat Lunasi Obligasi Senilai Rp1,22 Triliun

Wahid Ma'ruf
PT Indosat Lunasi Obligasi Senilai Rp1,22 Triliun
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) telah melunasi obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2018 seri A sebesar Rp1,22 triliun.

Jumlah tersebut sudah termasuk bunga periode terakhir. Perseroan menggunakan dana pelunasan yang bersumber dari penarikan kredit dan kas internal perseroan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (13/5/2019).

Dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan II Indosat Tahap III tahun 2018, sebesar Rp2,71 triliun yang diterbitkan pada bulan Juli 2018. Dari dana tersebut sebesar Rp844 miliar guna membayar Obligasi Berkelanjutan II Indosat tahap I seri A Tahun 2017.

Sedangkan sebesar Rp782 miliar untuk membayar Obligasi Berkelanjutan I Indosat tahap II seri B Tahun 2015. Kemudian, utang di Citibank N.A Rp530 miliar, utang ke BCA Rp465,59 miliar.

Sementara sisanya untuk membayar Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap II Seri B Tahun 2015 Rp76 miliar. Demikian juga untuk membayar Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Indosat Tahap I Seri A Tahun 2017 Rp17 miliar.

PT Indosat Tbk (ISAT) didirikan tanggal 10 Nopember 1967 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1969.

Induk usaha Indosat adalah Ooredoo Asia Pte. Ltd. (sebelumnya bernama Qatar Telecom (Qtel Asia)), Singapura. Sedangkan induk usaha terakhir ISAT adalah Ooredoo QSC (sebelumnya Qatar Telecom QSC), Qatar.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indosat Tbk, antara lain: Ooredoo Asia Pte. Ltd (pengendali) (65,00%) dan Negara Republik Indonesia (14,29%). Saham publik sebesar 20,7%.

Kegiatan bisnis ISAT adalah melakukan kegiatan usaha penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, jasa telekomunikasi serta teknologi informasi dan/atau jasa teknologi konvergensi. Bisnis utama Indosat adalah menyediakan layanan selular (menggunakan teknologi GSM 900, DCS 1800, dan 3G 2100.

Jasa utamanya adalah penyelenggara voice dan pengiriman data yang dijual secara pasca-bayar dan pra-bayar), telekomunikasi tetap (jasa sambungan internasional jarak jauh (SLJJ), jasa jaringan tetap nirkabel, dan jasa teleponi tetap lokal) dan MIDI (produk dan jasa termasuk internet, high-speed point-to-point international dan domestic digital leased line broadband dan narrowband services, a high performance packet-switching service dan satellite transponder leasing dan jasa penyiaran.)

#ISAT #Indosat #ObligasiBerkelanjutan
BERITA TERKAIT
Ini Alasan PT Indosat Jual 3.100 Menara
Bursa Saham Asia Naik Cerna Negosiasi AS-China
PT Putra Rajawali Incar Rp195 M dengan IPO
Saat Ini Orang Kaya Global Kuasai US$158,3 Triliun
Erick Tohir Jadi Menteri, Pasar Pilih Saham ABBA
Harga Minyak Mentah Turun Hampir 1%
Harga Emas Berjangka Turun Nantikan Sikap Fed

kembali ke atas