EKONOMI

Rabu, 15 Mei 2019 | 13:50 WIB

Tol Pandaan-Malang Dibuka, Kendaraan Antri Panjang

Tol Pandaan-Malang Dibuka, Kendaraan Antri Panjang

INILAHCOM, Surabaya - PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), anak usaha PT Jasa Marga (Persero), mencatat 27.163 kendaraan melintas di Tol Pandaan-Malang, Jawa Timur pada hari pertama beroperasi.

Pada Rabu (15/5/2019), pukul 07.00 WIB hingga 23.59 WIB, atau sehari setelah diresmikan Presiden RI Joko Widodo, puluhan ribu kendaraan langsung menjajal jalan tol tersebut. Dari 27.163 kendaraan, sebanyak 13.455 kendaraan mengakses Tol Pandaan-Malang menuju Pandaan, sementara 13.708 kendaraan sisanya menuju Malang. Dan, sebagian kendaraan yang mengaspal di tol Pandaaan-Malang adalah golongan I.

"Jalan Tol Pandaan-Malang dapat mempersingkat waktu tempuh Surabaya menuju Malang atau sebaliknya menjadi 1 hingga 1,5 jam, dibandingkan jika melewati jalan arteri atau non tol waktu tempuhnya bisa 2 hingga 3 jam. Ini tentu saja memudahkan masyarakat untuk bersilahturahmi dengan keluarga atau sekedar menikmati destinasi wisata di Malang Raya," kata Direktur Utama PT JPM Agus Purnomo, dalam keterangan pers di Surabaya, Rabu (15/5/2019).

Menurut Agus, jumlah kendaraan yang melintas di tol Pandaan-Malang tersebut masih bisa meningkat terutama pada akhir pekan. Di mana, Tol Pandaan-Malang memiliki total panjang 38,488 km, di mana tiga seksi yang diresmikan oleh Presiden mencakup Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 Km, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 Km dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 Km.

Selain tiga seksi yang telah diresmikan, PT JPM akan meningkatkan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2019 dengan membuka Seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 km yang saat ini progres kontruksinya sudah mencapai 82,33% untuk beroperasi fungsional. Sedangkan untuk seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 Km masih dalam tahap konstruksi, dan progresnya telah mencapai 37,29%.

Jalan tol Pandaan-Malang, kata dia, memiliki pemandangan indah dan beroperasi tanpa tarif hingga Lebaran, tujuannya untuk memberikan sosialisasi optimal kepada masyarakat serta sekaligus menambah opsi akses jalan bagi para pemudik sehingga turut memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Humas Jasa Marga Tol Surabaya-Gempol, Agus Tri Antyo mengatakan, untuk penerapan tarif nantinya akan menunggu keputusan pemerintah pusat, setelah operasional tanpa tarif selesai dilakukan. "Terkait tarif nanti akan tetap menunggu pemerintah pusat, dan tentunya setelah dilakukan evaluasi," katanya.[tar]

#JalanTol #JasaMarga #PandaanMalang
BERITA TERKAIT
Cor-coran Tol Bogor Tumpah Bikin Masalah
Inilah Janji Menteri Basuki di Tol Cisumdawu
Jabar Gerus Kemiskinan dengan Dana Zakat Rp26T
Risiko Terburuk Proyek YY Bak Film Deep Horizon
Karena (Mungkin) Orang Tidak Suka Pajak
Heboh Gelembung Gas, PHE Setop Proyek YY Blok ONWJ
Masuk Radar Menteri ESDM, Kader PPP Bilang Siap

kembali ke atas