MOZAIK

Kamis, 16 Mei 2019 | 15:00 WIB

3 Cara Salat Tarawih bagi Wanita di Rumah

3 Cara Salat Tarawih bagi Wanita di Rumah
(Foto: Ilustrasi)

SETIDAKNYA ada tiga cara shalat wanita di rumah :

[1]. Salat sendiri. Karena memang wanita tidak wajib salat jamaah di masjid.

[2]. Salat jamaah bersama sesama wanita. Bersama ibu, bibi, anak perempuan atau madunya. Caranya wanita yang menjadi imam, berdiri ditengah barisan shof, tidak seperti format jamaah kaum laki-laki yang Imam berada di depan.

Sebagaimana keterangan dari Imam Al Baghowi dalam kitab At Tahzib fi Fiqhil Imam as-Syafii,

Sunahnya imam wanita berada di tengah-tengah barisan shof, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Al Baihaqi dalam melalui sanad yang shahih bahwa Aisyah dan Ummu Salamah pernah mengimami sholat jamaah wanita, mereka berdiri di tengah-tengah barisan shof. (At Tahzib, 2/276)

[3]. Shalat jamaah bersama suami atau kerabat laki-laki. Untuk salat fardhu, laki-laki wajib berjamaah di masjid. Adapun salat sunah, boleh dikerjakan di rumah. Berdasarkan keumuman hadis,

Kaum muslimin sekalian, salatlah di rumah-rumah kalian. Karena sholat seseorang yang paling afdhal itu yang dikerjakan di dalam rumahnya, kecuali sholat wajib. (HR.Nasa-i)

Namun khusus salat tarawih, untuk laki-laki tetap lebih utama dikerjakan di masjid. Karena demikianlah praktek Nabi shallallahualaihi wasallam, dahulu beliau pernah salat tarawih tiga malam berturut-turut. Lalu berhenti karena khawatir tarawih menjadi wajib. Dan praktek Kholifah Umar bin Khattab radhiyallahuanhu, beliau memerintahkan rakyatnya; para sahabat dan tabiin, melakukan tarawih berjamaah di masjid Nabawi sepanjang Ramadhan.

Dalam Fatawa Islamqa, asuhan Syekh Muhammad Sholih Al Munajid hafidzohullah diterangkan,

.

Salat tarawih seorang laki-laki berjamaah di masjid, itu lebih afdhal.
Namun jika dia ingin salat sendiri di rumah atau berjamaah bersama keluarganya, itu boleh.

(https://www.google.com/amp/s/islamqa.info/amp/ar/answers/38922)

Dengan melakukan trik yang ke 2 dan ke 3 di atas yakni tarawih jamaah di rumah, seorang wanita insyaallah akan mendapatkan pahala ini.

Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu, beliau berkata, Rasulullahshallallahualaihi wasallam bersabda,

Siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, maka ia dicatat pahala mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh). (HR. Tirmidzi, beliau mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Demikian, wallahualam bis showab.

[Ustadz Ahmad Anshori/Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di PP Hamalatul Quran Yogyakarta]

#Witir #SalatWitir #Ramadhan #Puasa #Salat #Wanita
BERITA TERKAIT
Wanita dari Enam Jenis Ini jangan Dinikahi
Nak, Jangan Marah Bila Orangtua Menyuruhmu Salat!
Senyum tak Batalkan Salat Kecuali Tertawa
Kontroversi Menggerakkan Telunjuk Saat Tahyat
Bolehkah Membersihkan Tempat Sujud Ketika Salat
Orang yang Bermain Dadu Salatnya tak Diterima
Mana yang Utama, Wanita Dunia Ataukah Bidadari?

kembali ke atas