PASAR MODAL

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:01 WIB

PT Intiland Siapkan Dividen Rp20,7 Miliar

M Fadil Djailani
PT Intiland Siapkan Dividen Rp20,7 Miliar
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Intiland Development Tbk (DILD) siap membagikan dividen dengan mengalokasikan sebesar Rp20,7 miliar dari laba bersih 2018 atau senilai Rp2 per saham.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono mengatakan nilai dividen tersebut setara 10,2% dari laba bersih 2018.

"Sisaanya sebesar Rp180,9 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan dan sebesar Rp2 miliar cadangan wajib," kata Archied saat Public Expose di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Adapun pada 2018, Intiland meraih pendapatan usaha sebesar Rp2,6 triliun. Selain itu, perseroan juga mencatat laba usaha dan laba bersih masing-masing sebesar Rp327 miliar dan Rp203 miliar atau masing-masing turun 5,2% dan 31,6%.

Menurut Archied, raihan kinerja keuangan membuktikan Intiland masih bertahan di tengah kondisi industri properti yang belum kondusif.

"Penurunan kinerja profitabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya margin laba kotor dan tingginya beban bunga," tutur dia.

Archied pun melihat ke depannya tantangan pelaku industri properti tahun ini masih cukup berat. Dalam hal ini, tambah dia, perseroan telah menyiapkan strategi, salah satunya fokus pada pengembangan proyek-proyek yang berjalan.

"Penjualan di tiga bulan pertama tahun ini masih cukup berat dan kami belum merasakan adanya tren perubahan minat beli dari konsumen dan investor. Tapi kita akan terus berusaha untuk dorong penjualan lewat berbagai terobosan," katanya.

PT Intiland Development Tbk (DILD) didirikan tanggal 10 Juni 1983 dan memulai kegiatan usaha komersialnya sejak 01 Oktober 1987.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Intiland Development Tbk adalah Truss Investment Partners Pte. Ltd. (melalui kustodian UBS AG Singapore) (pengendali) (22,24%) dan Strand Investment Ltd. (melalui kustodian Credit Suisse Singapore) (pengendali) (19,89%). Untuk saham publik sebesar 38,4%.

Kegiatan bisnis DILD terutama meliputi bidang usaha pembangunan dan persewaan perkantoran. Bisnis utama Intiland meliputi: pengembangan kawasan perumahan, bangunan tinggi berkonsep (mixed-use & high rise), perhotelan dengan brand "Whiz" dan kawasan industri.

Proyek-proyek yang dikembangkan dan dijalankan oleh Intiland, antara lain: 1). Kawasan hunian yang berlokasi di Tangerang meliputi: Aeropolis, Talaga Bestari dan Magnolia;; untuk lokasi Jakarta: Serenia Hills, 1 Park Avenue, Regatta, Pinang Residence 2, Beach Terrace Apartment; dan lokasi surabaya: Graha Famili dan Graha Natura; 2).

Kawasan superblok yang berlokasi di Jakarta meliputi: South Quarter, Kebon Melati, H-Island, West One City dan Intiland Tower; dan untuk lokasi Surabaya: Praxis, Intiland Tower, Sumatra 36, Graha Festival (Spazio, Spazio Tower dan National Hospital); dan 3). Kawasan industri, yakni Ngoro Industrial Park, Mojokerto Jawa Timur.

#DILD #IntilandDevelopment #Dividen2019
BERITA TERKAIT
PT Aneka Gas Bagi Dividen 10% dari Laba 2018
PT Darya Laboratoria Bagi Dividen Rp70 per Saham
PT Mitrabara Berani Bagi Dividen Rp58 Saham
PT Hartadinata Bagi Dividen Rp32,2 Miliar
(Setoran Dividen Naik) PT Indofood Revisi Harga Jual IFAR
Tempuran Emas Siapkan Rp700 M, Beli 10 Crane Baru
IHSG Berani Naik 0,8% ke 6.313,79 di Awal Sesi

kembali ke atas