PASAR MODAL

Rabu, 15 Mei 2019 | 17:28 WIB

Pemilu Usai, Pengusaha Masih Wait and See?

Mohammad Fadil Djailani
Pemilu Usai, Pengusaha Masih Wait and See?
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Tak bisa dipungkiri hajatan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung saat ini banyak mempengaruhi keputusan bisnis dari kalangan pengusaha.

Direktur PT Intiland Development Tbk (DILD) Archied Noto Pradono mengatakan sikap 'wait and see' pengusaha saat ini mulai berkurang pasca hajatan demokrasi terbesar tanah air tersebut.

"Kondisi wait and see berkurang makanya kita bikin marketing stay on able," kata Archied usai RUPST DILD di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Bahkan Archied tak mau menjawab bagaimana kondisi bisnis perusahaan usai Pemilu, bagaimana marketing sales, apakah penjualan emiten properti ini baik.

"(Bagaimana kondisnya) nanti kita lihat di juni, biasa publikasi 3 bulan, saya rasa setelah Pilpres April-Mei kita selalu siap, kita harpkan sama sama, hasilnya akan lebih bagus," katanya.

Archied mengakui bisnis industri properti masih menghadapi tantangan pasar yang cukup lesu. Hal itu terlihat dari tingkat permintaan pasar terhadap produk properti tidak mengalami pertumbuhan secara signifikan.

"Kondisi sektor properti masih cukup berat dan belum kembali kondusif, tapi kami percaya tetap ada peluang tumbuh," kata Archied.

Dilihat dari sisi kinerja, tahun lalu laba bersih DILD terkoreksi hingga 32% menjadi Rp203,67 miliar dari laba bersih tahun 2017 sebesar Rp297,49 miliar. Penurunan laba bersih itu disebabkan menurunnya margin laba kotor dan tingginya beban bunga.[jat]

#DILD
BERITA TERKAIT
PT Intiland Siapkan Dividen Rp20,7 Miliar
BEI Hentikan Sementara Transaksi Saham BTEL
Sesi I, IHSG Bertambah 0,7% ke 6.101,414
PT Mitra Resources Bisa Catat Laba Jadi Rp8,2 M
IHSG Bergerak Naik 0,6% ke 6.099,48
PT Astra Sedaya Finance Bayar Kupon Obligasi
Bursa Saham Asia Bergerak Variatif

kembali ke atas