NASIONAL

Rabu, 15 Mei 2019 | 22:23 WIB

Polisi Sita Puluhan Botol Miras Cukrik di Gresik

Polisi Sita Puluhan Botol Miras Cukrik di Gresik
(inilahcom)

INILAHCOM, Gresik - Memasuki hari ke-10 bulan Ramadan, aparat Polsek Driyorejo, Gresik menyita puluhan botol minuman keras, atau miras berisi cukrik yang diperjualbelikan di salah satu warung kopi. Tepatnya di Desa Patiken, Kecamatan Driyorejo.

Miras yang disimpan di dalam mobil Daihatsu Xenia nopol L 1859 ZF itu dijual melalui warung kopi. Terbongkarnya peredaran miras ini berawal dari laporan masyarakat ada tempat kongkow-kongkow yang kerap kali didatangi sekelompok anak muda.

Kanit Reskrim Polsek Driyorejo Ipda Djoko Suprianto menuturkan, dari hasil penyelidikan banyak anak muda yang parkir, dan keluar masuk di warung kopi dengan membawa bungkusan plastik warna hitam yang diduga berisi miras.

"Anggota kami juga mengamankan beberapa anak muda yang baru saja keluar dari warung kopi, salah satunya Andik Yohanes (26) warga asal Jalan Banjarmlati 46 Desa Jeruk, Lakarsantri, Surabaya. Saat digeledah dipastikan adalah miras," tuturnya, Rabu (15/05/2019).

Ipda Djoko menambahkan, selain mengamankan beberapa anak muda, anggotanya juga menyita botol miras yang berisi beberapa jenis miras di antaranya arak jawa (cukrik), dan botol bir.

"Miras tersebut sengaja diperjualkan kepada pengunjung dengan dan tanpa ijin serta legalitas yang jelas. Selanjutnya pemilik warkop, dan warung klontong beserta barang bukti dibawa ke Polsek Driyorejo guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," tambahnya.

Adapun puluhan botol miras yang disita diantaranya 12 botol bir hitam, 2 botol bir putih serta 20 botol plastik ukuran 1,5 liter yang berisi arak jawa, atau cukrik. [beritajatim]

#Miras #Gresik
BERITA TERKAIT
Hina Jokowi di Facebook, Seorang PNS Ditangkap
Jokowi Minta Semua Pihak Tak Rendahkan MK
(Terkait 22 Mei) Pimpinan Ponpes di Cianjur Ditangkap
Rampas HP, Sopir Babak Belur Dipukuli Massa
Suami di Gresik Tega Cekik Istri Hingga Tewas
Polisi Tahan Mustofa Nahra
Kendaraan Dinas Tak Boleh Dipakai Mudik

kembali ke atas