NASIONAL

Rabu, 15 Mei 2019 | 22:32 WIB

Gratis, 27.163 Kendaraan Melintas di Tol Mapan

Gratis, 27.163 Kendaraan Melintas di Tol Mapan
(Istimewa)

INILAHCOM, Malang - Meski baru diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (13/5/2019) lalu, Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) sudah dipadati kendaraan.

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) Agus Purnomo menyampaikan, sejak beroperasinya tanpa tarif, pada Selasa (14/5/2019) kemarin, terpantau sebanyak 27.163 kendaraan yang mengakses jalan tol ini yang didominasi dengan kendaraan golongan I.

"Dari jumlah tersebut, ada 13.455 kendaraan yang mengakses jalan tol menuju Pandaan, dan sebanyak 13.708 kendaraan menuju Malang," ungkap Agus.

Banyaknya jumlah kendaraan yang mengakses jalan tol Mapan ini, lanjut Agus, diprediksi jumlahnya akan selalu bertambah, terutama pada akhir pekan.

"Dengan adanya jalan Tol ini dapat mempersingkat waktu tempuh dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya yang hanya bisa ditempuh 1 hingga 1,5 jam, dibandingkan lewat jalan arteri dengan memakan waktu tempuh 2 hingga 3 jam," jelasnya.

Berdasarkan data JPM, tambah Agus, jalan tol Mapan ini, memiliki panjang total sejauh 38,488 kilometer, yang terbagi tiga seksi, yakni seksi I Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 kilometer, Seksi II Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 kilometer dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 kilometer.

"Sebenarnya ada lima seksi, namun yang sudah selesai dan diresmikan oleh Presiden Jokowi yaitu seksi I hingga seksi III. Tapi, untuk seksi IV Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer, akan kami buka secara fungsional guna meningkatkan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2019," ulasnya.

Agus menjelaskan, untuk seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,113 kilometer, masih dalam tahap konstruksi, dan saat ini progresnya telah mencapai 37.293 persen. "Di jalan tol Mapan ini memiliki lansekap indah. Untuk itu, masyarakat banyak yang mengakses jalan tol ini," pungkasnya. [beritajatim]

#MudikLebaran #TolMapan
BERITA TERKAIT
Akun Medsos Diduga Picu Rusuh Manokwari
KLHK Sebut Hotspot Karhutla di Kalimantan Menurun
Polisi Diminta Investigasi Rusuh Manokwari
Tokoh Papua Diminta Ikut Redakan Situasi Manokwari
(Manokwari Memanas) Kapolda Turun Tangan, Massa Masih Blokade
Gubernur Minta Persekusi Mahasiswa Papua Disetop
Manokwari Memanas, Polisi Lakukan Negosiasi

kembali ke atas