NASIONAL

Kamis, 16 Mei 2019 | 23:21 WIB

Situng KPU Melanggar, BPN Tepis Narasi Makar

Fadhli Zikri
Situng KPU Melanggar, BPN Tepis Narasi Makar
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengapresiasi putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyatakan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU melanggar aturan.

Isu itu sekaligus menurut BPN menepis narasi makar yang dialamatkan ke koalisi adil makmur selama ini.

"Jadi jelas, bahwa kami melakukan penolakan ini dengan cara-cara konstitusional bukan dengan cara makar seperti narasi yang dibangun selama ini oleh kubu yang tidak bertanggung jawab," kata Juru Bicara BPN Andre Rosiade, Kamis (16/5/2019).

Andre menegaskan, pihaknya akan terus menempuh jalur-jalur konstitusional dalam menyikapi hasil Pilpres. BPN pun bersyukur dengan putusan Bawaslu.

"KPU terbukti secara sah dan meyakinkan dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran tata cara, prosedur dan mekanisme dalam tahapan pemilihan umum," ujarnya.

Sebelumnya, BPN secara resmi juga sudah menyatakan menolak penghitungan rekapitulasi di KPU. BPN menyatakan Prabowo-Sandi menang dengan perolehan suara 54,24 persen atau 48.657.483 suara.

Sedangkan pasangan Jokowi-Maruf mendapat 44,14 persen atau 39.599.832 suara dan sebanyak 1,62 persen atau 1.454.975 suara tidak sah. BPN kemudian juga menarik seluruh saksinya dari tingkat pusat hingga daerah. [ton]

#KecuranganPilpres
BERITA TERKAIT
Kemarau Panjang, Warga Ponorogo Dilanda Krisis Air
Mesum di Masjid, Muda Mudi Ini Diamankan Warga
Suhu Dingin, Pemkab Garut Bagikan 3.000 Selimut
Eks Bupati Gianyar Raih Penghargaan Kemendagri
Hakim Main HP Saat Sidang, KY Ambil Sikap
Polri: Pelaku Dipermalukan Novel di Kasus Korupsi
Tanam Ganja di Pot, Marsel Diamankan Polisi

kembali ke atas