MOZAIK

Sabtu, 18 Mei 2019 | 21:00 WIB

Syair: Sembahyang Emha Ainun Najib

Syair: Sembahyang Emha Ainun Najib
(Foto: Istimewa)

Ketika engkau bersembahyang
Oleh takbirmu pintu langit terkuakkan
Partikel udara dan ruang hampa bergetar
Bersama-sama mengucapkan allahu akbar

Bacaan Al-Fatihah dan surah
Membuat kegelapan terbuka matanya
Setiap doa dan pernyataan pasrah
Membentangkan jembatan cahaya

Tegak tubuh alifmu mengakar ke pusat bumi
Ruku lam badanmu memandangi asal-usul diri
Kemudian mim sujudmu menangis
Di dalam cinta Allah hati gerimis

Sujud adalah satu-satunya hakekat hidup
Karena perjalanan hanya untuk tua dan redup
Ilmu dan peradaban takkan sampai
Kepada asal mula setiap jiwa kembali
Maka sembahyang adalah kehidupan ini sendiri
Pergi sejauh-jauhnya agar sampai kembali

Badan di peras jiwa dipompa tak terkira-kira
Kalau diri pecah terbelah, sujud mengutuhkannya
Sembahyang di atas sajadah cahaya
Melangkah perlahan-lahan ke rumah rahasia
Rumah yang tak ada ruang tak ada waktunya
Yang tak bisa dikisahkan kepada siapapun

Oleh-olehmu dari sembahyang adalah sinar wajah
Pancaran yang tak terumuskan oleh ilmu fisika
Hatimu sabar mulia, kaki seteguh batu karang
Dadamu mencakrawala, seluas arasy sembilan puluh sembilan.

BERITA TERKAIT
Adakah Doa Ampunan untuk Para Pendahulu Kita?
Awas! 4 Hal yang Menghambat Datangnya Rezeki
Ternyata Banyak Orang Melalaikan Waktu Mulia ini!
Ketika Bangkit dari Rukuk, Hendaklah Ucapkan...
Celaan 4 Ulama Mazhab terkait Nyanyian
Cara Mengukur Kedewasaan dan Akal Seseorang
Ingin Ditanami Pohon Kurma di Surga? Amalkan Ini!

kembali ke atas