NASIONAL

Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:45 WIB

Tak Lolos PT, Hanura Minta Wiranto Tanggung Jawab

Tak Lolos PT, Hanura Minta Wiranto Tanggung Jawab
Wiranto (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pasca gagalnya memenuhi persyaratan ambang batas 4 persen Parliamentary Threshold, situasi internal Partai Hanura mulai memanas.

Kader Hanura ramai menyuarakan pandangan mereka bahwa kegagalan Hanura menembus Senayan ini disebabkan kesalahan pendirinya, yakni Wiranto bukan Oesman Sapta Odang (OSO) selaku ketua umum.

Wasekjen DPP Bina Hanura, Wahab Talaohu menyebut Wiranto adalah pihak yang paling bertangung jawab atas kegagalan Hanura memenuhi minimum 4 persen ini karena beberapa alasan.

"Pertama, Wiranto sangat pragmatis dan oportunis ketika melakukan transisi kepemimpinan Hanura ke OSO. Karena semata-mata demi memenuhi ambisi pribadinya untuk menjadi Menteri di Kabinet Jokowi. Di mana seorang Menteri tidak boleh rangkap jabatan," ungkap Wahab, Sabtu (18/5/2019).

Lebih jauh, Wiranto dinilai pergi dari kepengurusan Hanura dengan meninggalkan setumpuk pekerjaan rumah.

"Ketika Hanura diambang bangkrut karena tidak memiliki manajemen, struktur kepengurusan dan kader/pengkaderan yang jelas. Di tangan Wiranto, Hanura nyaris menjadi partai yang gagal memenuhi standar ferifikasi partai dari KPU," ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut selama Wiranto memimpin Hanura, muncul benih-benih perpecahan di internal dan menemukan titik kulminasinya pada masa kepemimpinan OSO.

"Wiranto seperti sengaja meninggalkan benih konflik di internal Hanura.
Namun beruntung OSO mampu meredam gejolak perpecahan tersebut. OSO muncul dan mampu merangkul semua pihak sehingga Hanura tetap solid," jelasnya.

#Hanura #Pemilu2019
BERITA TERKAIT
SMRC: Mayoritas Rakyat Percaya Pemilu 2019 Jurdil
BPN Sebut Pemilu 2019 Banyak Masalah
Percaya Hakim MK, Sandi Ajak Pendukung Tak Demo
Putusan Sengketa Pilpres 2019 Sebelum 28 Juni?
KPU Siapkan Bukti Ratusan Kontainer
Sidang Perdana Gugatan Pilpres 2019 Jumat 14 Juni
Capim KPK, Prasetyo Cari Jaksa Track Record Bagus

kembali ke atas