EKONOMI

Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:26 WIB

Birokrat KLHK Harus Jaga Kedaulatan dan Persatuan

Birokrat KLHK Harus Jaga Kedaulatan dan Persatuan
(Foto: Klhk)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri LHK Siti Nurbaya berpesan agar birokrat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), senantiasa dapat memberikan pencerahan atas informasi-informasi yang berpotensi memecah belah persatuan Indonesia.

Menurutnya sebagai aparatur negara, sudah seharusnya ASN ikut membela persatuan RI jika terjadi ancaman terhadap keutuhan NKRI dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Saya meminta untuk semua pejabat kementerian ini menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia, berikan pencerahan, jangan dibiarkan informasi yang berseliweran memecah persatuan, apalagi jika sumbernya berasal dari birokrat kita, tolong Pak Irjen segera ditindak itu," tegas Menteri Siti dalam sambutan Pelantikan Pejabat KLHK, Jumat (17/05/2019).

Menteri Siti juga menekankan agar para birokrat KLHK bekerja lebih baik lagi. Program-program kerja KLHK harus betul-betul terkonsolidasi, baik program lintas unit ataupun direktorat harus bisa difasilitasi dan disinergikan dengan baik, sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa kerja birokasi harus lebih cepat, lebih baik dan tidak boleh berbelit belit.

Menteri Siti meminta para birokrat KLHK memperkuat komunikasi publik, yaitu dengan selalu hadir memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait kebijakan yang menyangkut lingkup kerja KLHK.

"Saya minta diberbagai media sosial jika terjadi komplain atau pertanyaan, kita wajib memberikan pencerahan secara normatif, jangan mengambil posisi memutuskan, namun memberikan arahan sesuai peraturan-peraturan yang ada," jelas Menteri Siti.

Kemudian terkait pentingnya peran KLHK di dalam pembangunan nasional. Menteri Siti menyebut jika KLHK memiliki tugas sangat mulia, yaitu memastikan kondisi lingkungan yang baik bagi seluruh masyarakat Indonesia, serta mendorong pembangunan sektor-sektor ekonomi melalui pemberdayaan sumber daya alam yang akan berguna untuk meningkatkan kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di dalam dan sekitar kawasan hutan, dan masyarakat yang berada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar Indonesia.

Menteri Siti pun mengajak pejabat yang baru dilantik untuk terus berinovasi dalam pengelolaan hutan secara lestari, pengelolaan lingkungan, sehingga dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk ikut dalam perbaikan tata kelola lingkungan, serta perlindungan konservasi hutan, yang sejalan dengan upaya membangun kesejahteraan masyarakat dan mendukung terciptanya Indonesia yang lebih baik.

Pada kesempatan ini, sebanyak satu Widyaiswara Utama, satu Administrator (Eselon lll), dan sebanyak 370 (tiga ratus tujuh puluh) Pengawas (Eselon lV) telah dilantik. Turut hadir dalam pelantikan ini para Pimpinan Tinggi Madya, dan Pimpinan Tinggi Pratama unit Eselon I lingkup KLHK. [*]

#LHK #KementerianLHK
BERITA TERKAIT
Artis Indonesia & K-Pop akan Kolaborasi Jaga Hutan
Menteri Siti: Moratorium Pintu Tata Kembali Hutan
Menteri LHK Paparkan Moratorium dan Hutan Rakyat
Sistem Monitoring Pemulihan Gambut Diluncurkan
Lingkungan Hidup Jadi Isu Utama Forum APFW Korsel
Pengawas KLHK Harus Kawal Pengelolaan Anggaran
RI Tunjukkan Sukses Hutan Sosial di Forum APFC

kembali ke atas