NASIONAL

Senin, 20 Mei 2019 | 12:28 WIB

KPK Minta Waktu Hadapi Gugatan Sofyan Basir

Ivan Setyadhi
KPK Minta Waktu Hadapi Gugatan Sofyan Basir
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta sidang gugatan praperadilan yang diajukan Dirut nonaktif PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1 ditunda.

Permintaan penjadwalan ulang sidang lantaran tim biro hukum lembaga antirasuah masih membutuhkan koordinasi terkait kebutuhan praperadilan.

"Permintaan penjadwalan ulang sidang praperadilan SB, kita sudah sampaikan surat ke PN Jaksel ya," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (20/5/2019).

"Surat disampaikan Jumat kemarin," sambungnya.

Sedianya sidang perdana praperadilan Sofyan Basir digelar hari ini di PN Jakarta Selatan. Sidang diagendakan mendengarkan pembacaan permohononan praperadilan.

Sofyan Basir sendiri mengajukan gugatan praperadilan pada Rabu 8 Mei 2019. Sofyan meminta hakim PN Jakarta Selatan membatalkan status tersangkanya di KPK.

KPK menetapkan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus yang telah menjerat Eni Maulani Saragih, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Kotjo dan mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham.

Sofyan Basir diduga bersama-sama Eni Saragih dan Idrus menerima suap dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Sofyan diduga mendapat jatah sama dengan Eni dan Idrus. [rok]

#KPK
BERITA TERKAIT
KPK Periksa 10 Saksi Untuk Imam Nahrawi
Bursa Calon Menteri, Ada yang Pernah Diperiksa KPK
KPK Selamatkan Uang Rp6,5 Triliun Di Sulsel
Sofyan Basir Kecewa Pada KPK Soal Penangkapannya
Adik Kandung BW Diperiksa KPK, Ini Kasusnya
KPK Dalami Bukti Skandal 14 Proyek FIktif Waskita
Jokowi Dinilai Tak Keluarkan Perppu KPK

kembali ke atas