MOZAIK

Senin, 20 Mei 2019 | 21:00 WIB

Syair: Gandrung, Mustofa Bisri

Syair: Gandrung, Mustofa Bisri
(Foto: ilustrasi)

o, damaiku, o resahku
o teduhku, o terikku
o gelisahku, o tentramku
o, penghiburku, o fitnahku
o harapanku, o cemasku
o tiraniku,

selama ini
aku telah menghabiskan umurku
untuk entah apa. di manakah
kau ketika itu, o, kekasih?
mengapa kau tunggu hingga
aku lelah
tak sanggup lagi
lebih keras mengetuk pintumu
menanggung maha cintamu?

benarkah
kau datang kepadaku
o, rinduku,
benarkah?

BERITA TERKAIT
Beramal Kala Ramai, Bermaksiat Kala Sepi...
Yang Berpindah dari Iman ke Kufur di Akhir Hayat
Ini Kaum yang Keluar dari Neraka dan Masuk Surga
Betapa Buruknya Orang yang Meminta Jabatan
Jenazah Ibu Nabi Isa Diurus Malaikat dan Bidadari
Wanita tak Sulit Meraih Surga Jika Empat Hal Ini
Sahabat Rasulullah tak Punya Kafan Saat Mau Wafat

kembali ke atas