MOZAIK

Senin, 20 Mei 2019 | 21:00 WIB

Syair: Gandrung, Mustofa Bisri

Syair: Gandrung, Mustofa Bisri
(Foto: ilustrasi)

o, damaiku, o resahku
o teduhku, o terikku
o gelisahku, o tentramku
o, penghiburku, o fitnahku
o harapanku, o cemasku
o tiraniku,

selama ini
aku telah menghabiskan umurku
untuk entah apa. di manakah
kau ketika itu, o, kekasih?
mengapa kau tunggu hingga
aku lelah
tak sanggup lagi
lebih keras mengetuk pintumu
menanggung maha cintamu?

benarkah
kau datang kepadaku
o, rinduku,
benarkah?

BERITA TERKAIT
Untuk Apa Istri cantik Tapi tak Bergairah?
Syukuri Apa Yang Ada, Pasti Ada Keajaiban Hidup
Seruan Membatasi Keturunan sangat Bertentangan
Kenali Bakat Kesuburan Wanita dari Kerabatnya
Nikahi Wanita yang Penyayang dan Banyak Keturunan
Jika Tak di Dunia, Bisakah Miliki Anak di Surga?
Untuk yang Sudah Lama Menikah Tak Miliki Keturunan

kembali ke atas