TEKNOLOGI

Selasa, 21 Mei 2019 | 08:08 WIB

Sengketa Paten, Samsung-Huawei Sepakat Berdamai

Sengketa Paten, Samsung-Huawei Sepakat Berdamai
(ist)

INILAHCOM, Guangdong - Samsung dan Huawei sepakat untuk berdamai setelah sempat terlibat sengketa paten teknologi smartphone selama tiga tahun, yakni sejak 2016, di China.

Kedua produsen smartphone papan atas itu disebut lebih memilih jalan damai dan mengalihkan fokus mereka untuk meningkatkan permintaan pasar smartphone setelah melalui mediasi Pengadilan Tinggi Guangdong.

Ketentuan penyelesaian sengketa ini tidak diungkap ke publik. Namun, sepertinya Samsung dan Huawei mendiskusikan kesepakatan lisensi silang (cross licensing) untuk paten mereka. Kedua perusahaan itu juga menarik gugatan hukum masing-masing.

Baik Huawei dan Samsung agaknya ingin mengalihkan ongkos sengketa hukum berkepanjangan ini ke sektor lain. Utamanya, bisnis smartphone yang kian melesu dari tahun ke tahun, berdasarkan data dari beberapa periset pasar, salah satunya IDC yang mencatat pengapalan smartphone turun 4,1 persen ke 1,4 miliar unit pada tahun 2018 dari tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, Samsung masih merajai pangsa pasar smartphone global dengan market share mencapai 23,1 persen, diikuti Huawei 19 persen dan Apple 11,7 persen, menurut laporan terbaru dari IDC.

Sengketa paten antara Huawei dan Samsung bermula pada 2016 silam. Kala itu, Huawei menggugat Samsung melalui pengadilan di China dan AS dengan tuduhan telah menyontek teknologi 4G nirkabel dan beberapa teknologi lain.

Tidak terima, Samsung pun membalas tuntutan tersebut. Tercatat, kedua raksasa teknologi itu disebut telah mengajukan 40 tuntutan hukum terhadap satu sama lain.

#Samsung #Huawei #sengketa #paten #damai
BERITA TERKAIT
Penjualan Smartphone Huawei Merosot Tajam
SK Telecom-Nokia-Ericsson-Samsung Garap 6G
Facebook Hapus Iklan 'Politik' Huawei
Fitur Kamera Night Mode Hadir di Galaxy S9
Huawei Sudah Kirim 1 Juta Smartphone OS Hongmeng
Samsung Patenkan Desain Smartphone Baru
Huawei Nova 5i Punya Varian dengan RAM 6GB

kembali ke atas