EKONOMI

Selasa, 21 Mei 2019 | 17:36 WIB

Satgas P2PSR Dorong Program Perumahan di Daerah

Satgas P2PSR Dorong Program Perumahan di Daerah
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Gorontalo - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR telah membentuk Satuan Tugas Pengawasan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah (Satgas P2PSR) untuk mendorong terlaksananya Program Satu Juta Rumah bagi masyarakat di Indonesia.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Moch. Yusuf Hariagung menyatakan, Satgas PSPSR memiliki peran penting dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Satgas PSPSR dapat membantu memecahkan masalah antara lain menindaklanjuti pengaduan masyarakat dan debottlenecking pelaksanaan pembangunan PSR yang dibiayai APBN dan Non APBN, ujarnya saat Rapat Kerja Program Sejuta Rumah di Gorontalo beberapa waktu lalu.

Pembentukan Satgas tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Nomor 53/KPTS/DR/2018 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah tanggal 26 April 2018. Hal itu juga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 20152019 maka perlu dibentuk Satgas untuk mendorong pelaksanaan proyek satu juta rumah yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional.

Adapun susunan keanggotaan Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah terdiri dari tiga tim yakni Pengarah, Tim Satgas dan Sekretariat. Untuk Pengarah terdiri dari Ketua Pengarah yakni Dirjen Penyediaan Perumahan, dan beranggotakan Dirjen Pembiayaan Perumahan, Dirjen Cipta Karya, Dirjen Bina Kontruksi dan Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR.

Selanjutnya adalah Tim Satuan Tugas yang diketuai oleh Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air yakni Ir Lucky H Korah, beranggotakan 13 orang anggota. Selain itu juga ada tim sekretariat yang diketuai Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Dadang Rukmana beranggotakan 12 orang.

Sebagai informasi, Sekretariat Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah saat ini berada di Gedung G Lantai 8 Kampus Kementerian PUPR di Jalan Pattimura Nomor 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nantinya tugas dan kewenangan Satgas ini tentunya sangat berat. Selain melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan, mereka pun bertugas untuk menindaklanjuti berbagai pengaduan dari masyarakat di bidang perumahan.

Pembentukan Satgas ini juga untuk menjawab kegalauan dari para pengembang perumahan serta masyarakat termasuk Pemda terkait banyaknya pengaduan-pengaduan di lapangan terkait dengan kualitas rumah yang dibangun saat ini. Satgas ini juga menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan rumah. Satgas ini juga harus benar-benar melakukan pengecekan di lapangan terkait pembangunan rumah bagi masyarakat. Jangan main-main dengan proyek satu juta rumah ini. Masyarakat masih banyak membutuhkan hunian yang layak, tandasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas P2PSR Lucky H. Korah menerangkan, tugas Satgas P2PSR antara lain pengawasan dan pengendalian program satu juta rumah, evaluasi pelaksanaan kebijakan program satu juta rumah, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kondisi rumah yang rusak/tidak berkualitas, menindaklanjuti pengaduan badan hukum atau masyarakat terkait perijinan, menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait kondisi infrastuktur pendukung perumahan.

Kami juga siap melakukan investigasi terhadap pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat. Kami juga akan membuatkan laporan atas hasil investigasi kepada Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan serta memfasilitasi penyelesaian permasalahan dan hambatan yang ada dengan pihak terkait, terangnya. [*]

#KementerianPUPR #PUPR #Perumahan
BERITA TERKAIT
Kenapa Tepi Sungai Harus Ditata? Ini Kata Basuki
BTN Pilot Project Layani Hak Tanggungan Elektronik
Cukai Rokok 2020 Naik, Jangan Harap Setoran Nambah
Kerja Keras PHE Tangani Minyak Bocor di Sumur YYA
Program KBR dari KLHK Bikin Ekonomi Petani Naik
Bea Cukai Ajak Akuntan Soal Bisnis Lintas Negara
Bea Cukai Ternate Pacu Ekspor Perdana Fully Pala

kembali ke atas