NASIONAL

Selasa, 21 Mei 2019 | 21:32 WIB

Soal Menpora Kasus KONI, KPK Tunggu Laporan Jaksa

Ivan Setyadhi
Soal Menpora Kasus KONI, KPK Tunggu Laporan Jaksa
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menindaklanjuti fakta-fakta sidang seputar perkara dana hibah KONI.

Hal itu setelah dua pejabat KONI divonis bersalah dan nama Menpora Imam Nachrawi disebut kecipratan uang hingga Rp11,5 Miliar.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang memastikan jaksanya, akan melaporkan hasil sidang vonis kemarin untuk ditindaklanjuti penyidik.

"Itu nanti jaksa-jaksa itu akan lapor. Mereka juga punya naluri siapa yang duluan siapa yang belakangan," kata Saut kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

"Nanti kita tunggu Jaksa akan laporan dan kemudia, siapa yang direkomendasikan. Dan pimpinan akan memutuskan, Kenapa nggak ini, kenapa nggak si ini," sambungnya menekankan.

Saut, bahkan mengaku sudah berdiskusi dengan Ketua KPK Agus Raharjo mengenai hal tersebut.

"Saya nggak usah sebutkan apa diskusi itu. Kita amati detil kasus itu," katanya.

Saut menyebut, perlu waktu untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. Apalagi dalam pengembangan kasus.

"Kalian kan sudah hafal kenapa e-KTP lama banget gitu. Itu semua kan nggak lepas dari strategi strategi itu," tegasnya.

Diketahui dalam putusan majelis hakim terhadap Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy dan Bendahara KONI Johny E Awuy disebutkan terbukti adanya pemberian uang sebesar Rp11,5 Miliar kepada Menpora Imam Nahrawi, melalui staf pribadinya Miftahul Ulum dan staf protokolernya. [ton]

#Menpora #ImamNahrawi #KPK
BERITA TERKAIT
KPK Selamatkan Uang Rp6,5 Triliun Di Sulsel
Sofyan Basir Kecewa Pada KPK Soal Penangkapannya
Adik Kandung BW Diperiksa KPK, Ini Kasusnya
KPK Dalami Bukti Skandal 14 Proyek FIktif Waskita
Jokowi Dinilai Tak Keluarkan Perppu KPK
(Pidato Jokowi tak Singgung Isu Korupsi) KPK: Indonesia 2045 Sulit
KPK Bawa Tiga Koper Dari Kantor Dishub Kota Medan

kembali ke atas