NASIONAL

Rabu, 22 Mei 2019 | 16:25 WIB

Polri: Rusuh di Sekitar Bawaslu Sudah Disetting

Muhamad Yusuf Agam
Polri: Rusuh di Sekitar Bawaslu Sudah Disetting
Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengatakan kerusuhan di sekitar Bawaslu pada dinihari tadi bukanlah aksi spontan. Massa diduga sudah mensetting untuk membuat kerusuhan.

"Saya menyampaikan bahwa dari rangkaian tadi bahwa peristiwa dini hari tadi bukan massa spontan, bukan massa spontan bukan peristiwa spontan, tapi peristiwa by design, peristiwa setting-an," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, Rabu (22/5/2019).

Polri menyebut kericuhan terjadi di sejumlah lokasi, yakni Jl Wahid Hasyim, Jl Sabang, dan Jl KS Tubun. Kericuhan bermula dari gesekan massa di depan kantor Bawaslu pada Selasa (21/5) malam yang kemudian bergeser ke titik-titik tersebut.

"Sekitar pukul 23.00 WIB, tiba-tiba ada massa, massa kita tidak tahu massa itu dari mana. Massa yang berulah anarkis, provokatif berusaha merusak security barrier dan memprovokasi petugas. Sesuai dengan SOP, tidak boleh lagi ada massa aksi sangat larut malam, petugas menghalau dengan mekanisme yang ada," jelas Iqbal.

Iqbal menjelaskan bahwa massa yang menggelar aksi di Bawaslu pada Selasa (21/5) berbeda dengan massa yang membuat rusuh dinihari tadi. Sebab, massa yang menggelar demo di Bawslu sudah membubarkan diri sejak pukul 21.00 Wib dengan tertib.

Usai itu, ditambahkan Iqbal, sekelompk massa datang dari arah Tanah Abang dengan melempari batu ke arah petugas di Bawaslu. Kerusuhan pun tak terelakan.

Terkait ini, hasil pemetaan, Iqbal menyebut massa yang membuat rusuh merupakan warga dari luar Jakarta. Massa juga diduga dibayar usai polisi menyita ambulance yang berisi batu dan uang dalam amplop.

"Dari beberapa peristiwa tersebut berbagai data sudah kami dapat dari hasil pemeriksaan. Sementara mayoritas massa dari luar Jakarta, Banten dan ada yang dari Jawa Tengah dan ada bukti-bukti ada satu ambulans saya tidak akan sebutkan ambulansnya ada partainya penuh dengan batu dan alat-alat sudah kami amankan. Ada juga setelah kami geledah massa tersebut menyimpan amplop, uangnya ada, dan saat ini Polda Metro Jaya sedang mendalami hal tersebut," papar Iqbal. [adc]

#Polri #Kerusuhan #Bawaslu
BERITA TERKAIT
Korban Aksi 22 Mei Tertembak Peluru Kaliber 5,56
Polri: 9 Pati Capim KPK Berpangkat Brigjen-Irjen
Polri Patroli Siber Group WA yang Kerap Sebar Hoax
Polri Seleksi 9 Anggota Internal Capim KPK
Evaluasi Arus Mudik, Polri Usul Rest Area Khusus
Polri Seleksi 9 Nama untuk Melamar Capim KPK
2 Unit Motor Bu RT Raib Dicuri Maling

kembali ke atas