TEKNOLOGI

Kamis, 23 Mei 2019 | 16:46 WIB

Huawei Bakal Kehilangan Semuanya?

Tondy Nugroho
Huawei Bakal Kehilangan Semuanya?
(ist)

ATAS tuduhan spionase, Huawei masuk ke dalam daftar hitam perdagangan di AS, yang membuat mereka harus menghadapi kesulitan untuk bekerja sama dalam urusan jualbeli baik software maupun hardware.

Setelah Google berhenti memberi update untuk software Android Huawei, timbul pertanyaan masa depan sang raksasa teknologi China itu. Pasalnya, seluruh lini smartphone dari Huawei menggunakan basis Android yang diracik oleh Google. Dengan tidak adanya Android, Huawei harus siap dengan membuat sistem operasi smartphone mereka sendiri.

Tak hanya di sektor software, karena nyatanya aturan ini melarang seluruh perusahaan AS untuk bekerja sama dengan Huawei, tak terkecuali produsen hardware.

Dikutip dari The Verge, raksasa chipset Qualcomm dan Broadcomm juga sudah pasti akan mengikuti aturan ini, dengan demikian Huawei akan membuat chipset untuk jaringan sendiri. Sementara Huawei sudah mengembangkan prosesor milik mereka sendiri yang dinamai dengan HiSillicon.

Huawei pun harus menghadapi tantangan lain untuk lini notebook mereka, karena mereka sangat bergantung pada intel dan Microsoft. Seluruh lini notebook Huawei menggunakan Intel dan menggunakan sistem operasi Windows karya Microsoft, yang tentunya akan berdampak dengan aturan larangan ini.

Namun PCMag mengabarkan, Huawei akan tetap menjual produk laptop mereka dengan official partner mereka di seluruh dunia dan akan terus memberi update untuk keamanan bagi para user.

Sejauh ini, belum ada informasi terkait soal nasib Notebook Huawei di kemudian hari. Pihak Huawei pun enggan memberi bocoran akan masa depan seluruh perangkatnya, hanya saja dari pantauan INILAHCOM, Kamis (23/5/2019) seluruh line-up notebook Huawei tidak tersedia lagi di Microsoft Store. [ikh]

#Huawei
BERITA TERKAIT
Penjualan Smartphone Huawei Merosot Tajam
Facebook Hapus Iklan 'Politik' Huawei
Huawei Sudah Kirim 1 Juta Smartphone OS Hongmeng
Huawei Nova 5i Punya Varian dengan RAM 6GB
Xiaomi, OPPO, Vivo Juga Sudah Jajal OS Hongmeng
Huawei Siapkan Strategi untuk OS Pengganti Android
Huawei Tunda Perilisan Global Mate X

kembali ke atas