NASIONAL

Kamis, 23 Mei 2019 | 22:22 WIB

Jokowi dan Prabowo Diharap Segera Rekonsiliasi

Jokowi dan Prabowo Diharap Segera Rekonsiliasi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Damai (GID) melakukan aksi demonstrasi di dekat Patung Arjunawijaya, Jakarta Pusat pada Kamis (23/5/2019).

Sekitar 1.000 orang yang demonstrasi ini antata lain Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmah Budhi) dan Generasi Anak Bangsa.

Salah satu koordinator massa, Diah Wari menyarankan Joko Widodo-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan pertemuan setelah KPU menetapkan pemenang pemilu presiden 2019.

"Kami meminta semua pihak elit politik, tokoh bangsa termasuk para kandidat calon presiden dan calon wakil presiden agar rekonsiliasi," kata Diah di Jakarta Pusat.

Menurut dia, semua pihak harus menerima siapa pun Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 yang terpilih ditetapkan oleh KPU RI. Karena, persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dijaga agar tidak terjadi perpecahan.

"Kita sebagai generasi anak bangsa bergabung dengan para habaib, masyarakat yang ada untuk menjaga NKRI. Kita mengajak semua elemen anak bangsa untuk bersatu menjaga Indonesia," ujarnya.

Kemudian, Diah mengapresiasi aparat keamanan baik TNI dan Polri yang telah mengawal jalannya proses pemilu 2019 hingga berjalan damai dan kondusif.

"Kami apresiasi penuh kinerja TNI dan Polri dalam mengatasi situasi kemelut yang sempat tercipta," jelas dia. [ton]

#Aksi22Mei
BERITA TERKAIT
Hotman Paris Mau Biayai Sekolah Anak Polantas Ini
Padamkan Karhutla, Prajurit TNI Salat Beralas Daun
Imam Nahrawi Otomatis Harus Mundur dari Menpora
(Imam Nahrawi Ditetapkan Tersangka) Istana: Terbukti, Jokowi Tak Intervensi KPK
Kufur Nikmat yang Bilang KPK Gagal Turunkan IPK
(Pilkada Serentak 2020) KPU Banyuwangi Khawatir Dana Pilkada Tak Cukup
Ditetapkan Tersangka KPK, Ini Harta Imam Nahrawi

kembali ke atas