PASAR MODAL

Minggu, 26 Mei 2019 | 06:27 WIB

AS Nilai Jepang Nikmati Keuntungan Dagang dari AS

Wahid Ma'ruf
AS Nilai Jepang Nikmati Keuntungan Dagang dari AS
(Istimewa)

INILAHCOM, Tokyo - Presiden Donald Trump, pada hari pertama kunjungan kenegaraannya ke Jepang, menggali di Tokyo untuk apa yang disebutnya "keuntungan substansial" dalam perdagangan dan meminta bisnis Jepang untuk berinvestasi lebih banyak di Amerika Serikat.

"Jepang telah memiliki keuntungan besar selama bertahun-tahun, tetapi tidak apa-apa, mungkin itu sebabnya Anda sangat menyukai kami," kata Trump selama pertemuan dengan para pemimpin bisnis Jepang di Tokyo, seperti mengutip cnbc.com.

Presiden mengatakan Tokyo dan Washington "semakin dekat" dengan kesepakatan yang akan mengatasi defisit perdagangan AS. AS memiliki defisit barang dan jasa sebesar US$56,8 miliar dengan Jepang pada tahun 2018, menurut Perwakilan Dagang AS.

"Dengan kesepakatan ini kami berharap dapat mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, menghilangkan hambatan ekspor Amerika Serikat dan memastikan keadilan dan timbal balik dalam hubungan kami," kata Trump.

Kunjungan kenegaraan presiden dilakukan di tengah ketegangan dengan produsen mobil Toyota mengenai potensi tarif mobil. Trump telah berulang kali mengancam pembuat mobil Jepang dan Eropa dengan tarif.

Awal bulan ini, Trump menunda keputusan tentang pungutan mobil hingga enam bulan dan mengarahkan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer untuk mencari perjanjian perdagangan dengan Tokyo dan Brussels.

Tetapi dalam keputusannya untuk menunda tarif, presiden menjelaskan bahwa dia memandang impor mobil sebagai ancaman potensial terhadap keamanan nasional AS. Hal itu memicu pernyataan keras dari Toyota.

Pembuat mobil Jepang mengatakan pandangan Trump tentang impor mobil "mengirim pesan kepada Toyota bahwa investasi kami tidak disambut baik, dan kontribusi dari masing-masing karyawan kami di seluruh Amerika tidak dihargai."

Presiden Toyota hadir selama pertemuan dengan para pemimpin bisnis Jepang pada hari Sabtu di Tokyo. Selama pertemuan itu, Trump mengakui Toyota atas investasinya di AS dan menyerukan bisnis Jepang untuk berinvestasi lebih banyak.

"Jika Anda bergabung dalam meraih peluang luar biasa sekarang di hadapan kami dalam hal berinvestasi ke Amerika Serikat, saya pikir Anda akan melihat pengembalian luar biasa atas investasi Anda," katanya.

Menteri ekonomi Jepang, Toshimitsu Motegi, mengatakan dia bahkan tidak mengharapkan kesepakatan parsial mengenai perdagangan ketika Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe mengadakan pertemuan puncak mereka pada hari Senin, menurut Reuters.

Motegi bertemu dengan Lighthizer dan mengatakan kepada wartawan bahwa AS dan Jepang masih perlu mempersempit perbedaan mereka dalam perdagangan. Dia mengatakan mereka tidak membahas keputusan Trump untuk menyebut beberapa impor mobil sebagai ancaman keamanan nasional.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
Pejabat China Penuhi Undangan AS Bahas Tarif
IHSG Bangkit 0,2% ke 6.233 di Awal Sesi
Bursa Saham Asia Bergerak Negatif
Serangan di Saudi, dari Politik ke Pasar Minyak
Harga Minyak Mentah Naik Respon Serangan di Saudi
Harga Emas dan Perak Naik 1% Lebih
Bursa Saham AS Jatuh Terpapar Serangan di Saudi

kembali ke atas