EKONOMI

Rabu, 29 Mei 2019 | 19:08 WIB

Pasca Demo 22 Mei, TransJakarta Klaim Tekor

Willi Nafie
Pasca Demo 22 Mei, TransJakarta Klaim Tekor
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - PT TransJakarta mengklaim mengalami kerugian hingga Rp8 miliar, imbas dari aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019 pada 22 Mei lalu.

"Sekitar Rp 8 miliar adalah hilangnya potensi pendapatan akibat turunnya jumlah pelanggan dengan adanya kemarin kejadian sedikit ribut-ribut di tengah kota itu berpengaruh ke kita," ujar Direktur Utama TransJakarta, Agung Wicaksana, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Biasanya penumpang TransJakarta per hari sebanyak 800 ribu orang. Saat aksi 21 Mei, menurun menjadi 720 ribu orang, 22 Mei 524.554 orang. "23 Mei mulai naik menjadi 618.062 orang dan naik lagi menjadi 681.554 orang pada 24 Mei. Mulai tanggal 27 Mei jumlah pelanggan pulih kembali," pungkasnya. [ipe]

#PemprovJakarta #TransJakarta #DemoBawaslu
BERITA TERKAIT
Road Map Biofuel Berbasis CPO akan Lebih Lengkap
Ini Dua Proyek Bandara Baru Dukung Wisata Jateng
INDEF: Pilih Menteri BUMN dari Profesional
Tahun Depan B30 Jalan, Bisnis Sawit Makin Cerah
Erick Thohir Diplot Menteri BUMN? PDIP Say No
PLN Serius Listriki Bumi Papua Lewat Program Ini
Bos Mahaka Lebih Pas Menpora Daripada Menteri BUMN

kembali ke atas