EKONOMI

Kamis, 30 Mei 2019 | 12:15 WIB

Karpet Merah Toyota Produksi Kendaraan Listrik

Karpet Merah Toyota Produksi Kendaraan Listrik
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah bertekad untuk mendorong percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Informasinya, pabrikan otomotif asal Jepang siap produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Dalam hal ini, Kementerian Perindustrian terus mensosialisasikan kesiapan regulasi menyambut keinginan industri otomotif asal Negeri Sakura itu.

Mengenai potensi implementasi dari percepatan electric vehicle dan fasilitas PPnBM yang sedang disusun oleh pemerintah, kami komunikasikan dengan pelaku industri otomotif di sini, kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seusai melakukan pertemuan dengan jajaran direksi Toyota Motor Corporation di Tokyo, Rabu malam (29/5/2019) waktu setempat.

Airlangga menyampaikan, peraturan yang akan dikeluarkan pemerintah Indonesia terkait kendaraan listrik, nantinya diberikan tenggat waktu atau periode transisi selama dua tahun. "Maka itu, kami berharap, pelaku industri otomotif yang ada di Jepang bisa mulai merealisasikannya pada 2021 atau 2022," tutur Airlangga.

Deputy CEO Toyota Corp, Susumu Matsuda mengemukakan, dalam upaya memasarkan kendaraan listrik, pihaknya juga akan fokus dengan pengembangan teknologinya di Indonesia. "Hal ini untuk memberikan pelayanan utama kepada konsumen kami, sesuai budaya perusahaan, agar mereka praktis menggunakan kendaraan listrik," ujarnya.

Toyota bersama Daihatsu akan memproduksi mobil hibrida di Indonesia pada 2022. Jenisnya antara lain SUV dan MPV. "Kami menilai, kedua jenis tersebut yang akan lebih diminati konsumen di Indonesia. Kami sedang mempersiapkan produksinya," tutur Matsuda.

Toyota memberikan apresiasi kepada Kemenperin terhadap pelaksanaan studi mobil listrik dengan para pemangku kepentingan termasuk menggandeng perguruan tinggi. Hasil dari penelitian tersebut, bahwa mobil hibrida dapat mengurangi konsumsi bensin hingga setengahnya. "Ini menjadi salah satu solusi yang cukup realistis," imbuhnya. [ipe]

#MenperinAirlangga #Toyota #Jepang #KendaraanListrik
BERITA TERKAIT
Investasi Pertanian 2020 Tembus Rp462,2 Triliun
Di CPP Gundih, Pertamina Klaim Hemat Rp12,4 Miliar
Bencana Asap Karhutla Bikin Riau Tekor Rp50 T
Mulai 2 Desember, Uang Muka Kredit Rumah Turun 5%
BI Putuskan Turunkan DP Kredit Properti
Progress Smelter Si Anak Emas Freeport Cuman 3,8%
Pertamina Bantu Padamkan Api di Pulau Sumatera

kembali ke atas