PASAR MODAL

Jumat, 31 Mei 2019 | 13:23 WIB

Laba PT Tira Austenite Naik 191,02% Jadi Rp1,13 M

M Fadil Djailani
Laba PT Tira Austenite Naik 191,02% Jadi Rp1,13 M
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - PT Tira Austenite Tbk (TIRA) pada akhir kuartal I 2019 mencatatkan laba bersih menjadi Rp1,135 miliar atau naik 191,02% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp390,54 juta.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan emiten penjualan gas itu di kaurtal I tahun 2019 tidak audit yang dimuat pada laman

Kinerja penjualan emiten penjualan gas itu sepanjang kaurtal I 2019 sebesar Rp75,72 miliar atau mengalami kenaikan 0,9% dibanding kuartal I tahun 2018 sebesar Rp75,006 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (31/5/2019).

Tetapi, beban pokok penjualan mengalami penurunan 2,65% dari Rp52,85 miliar menjadi Rp51,4 miliar pada akhir kuartal I 2019. Pada sisi ekuitas, tercatat Rp161,64 miliar atau naik 0,43% dibanding akhir tahun 2017 sebesar Rp160,99 miliar.

Sedangkan kewajiban tercatat senilai Rp181,49 miliar atau mengalami penurunan tipis dibanding akhir tahun 2018 senilai Rp182,59.

Sementara total aset tercatat Rp343,14 miliar, turun tipis dibanding akhir tahun 2018 senilai Rp343,5 miliar.

PT Tira Austenite Tbk (TIRA) didirikan tanggal 8 April 1974 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1974.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Tira Austenite Tbk, antara lain: PT Widjajatunggal Sejahtera (induk usaha) (44,12%) dan PT Martensite Unggul (42,16%)

Ruang lingkup kegiatan bisnis TIRA meliputi perdagangan dan pabrikasi untuk barang-barang konsumsi dan barang-barang teknik, serta pembuatan dan pengolahan bahan-bahan yang berasal dari hasil perkebunan, pertambangan dan bahan kimia lainnya.

Kegiatan utama TIRA adalah perdagangan dan produksi barang-barang teknik (seperti berbagai jenis baja khusus, kawat las dan mesin las.) serta perdagangan gas industri, gas medis maupun gas khusus dengan merek dagang TIRA GAS.

#TIRA #TiraAustenite #Kuartal12019
BERITA TERKAIT
RUPSLB Phapros, Right Issue di Paruh Kedua 2019
Bursa Saham AS Bisa Tertekan Komentar Trump
IHSG Sesi I, IHSG Turun 0,9% ke 6.193,89
Perusahaan AS Jadi Canggung di China
Bukit Asam Targetkan Angkut 25,3 Jt Ton Batu Bara
Trump Bilang Perang Tarif Bisa Jadi Status Darurat
Bursa Saham Asia Mulai Jatuh

kembali ke atas