NASIONAL

Rabu, 05 Juni 2019 | 19:31 WIB

AHY: Flamboyan Telah Pergi Namun Tetap di Hati

AHY: Flamboyan Telah Pergi Namun Tetap di Hati
(Foto: Antara)

INILAH.COM, Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan bunga "flamboyan" yang disematkan Presiden Joko Widodo untuk Ibu Negara Republik Indonesia periode 2004-2014 Ani Yudhoyono sangat menyentuh hati.

"Tentu pidato beliau juga yang sangat mengharukan, menyentuh hati kami bahkan menggunakan istilah 'flamboyan telah pergi tetapi akan selalu di hati', kami meneteskan air mata," kata AHY seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (5/6/2019).

Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu datang bersama istrinya Annisa Pohan sedangkan Ibas juga datang bersama dengan istrinya Aliya Rajasa. AHY dan Ibas mengenakan batik hitam yang warna dan coraknya senada sedangkan Annisa dan Aliya mengenakan kebaya putih serta bersanggul.

Sementara Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan putra bungsu mereka Kaesang Pangarep. Mereka bertujuh tampak akrab di meja oval Istana Merdeka sambil bercakap ringan.

Saat menjadi inspektur upacara pemakaman mendiang Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pada Minggu (2/6), Presiden Joko Widodo mengakhiri pidatonya dengan ucapan "Flamboyan telah pergi, namun tetap akan hidup di hati rakyat Indonesia yang mencintainya".

Kata 'flamboyan' yang disitir Jokowi dalam akhir pidatonya diambil dari sebuah puisi yang dikarang oleh SBY untuk Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono kala masih muda. Flamboyan yang dimaksud adalah Ibu Ani muda yang saat itu sekitar tahun 1973-an tinggal di Jalan Flamboyan.

"Karena memang dari dulu Pak SBY memanggil dengan sebutan flamboyan bagi Bu Ani, itu sejak beliau taruna di Akedemi Militer, jadi ibu Ani itu dibuatkan puisi dengan judul Flamboyan, dan kemarin kembali diangkat dalam proses pemakaman, sehingga menghadirkan kembali banyak sekali memori kenangan bahwa memang Ibunda Ani itu seorang yang teguh kuat, inspiratif, dan insyaAllah selalu menyayangi keluarga serta masyarakat Indonesia dimanapun berada," terang AHY.

Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6) pukul 11:50 waktu Singapura. Sejak Februari lalu, Ani Yudhoyono menjalani perawatan medis di National University Hospital (NUH) berjuang melawan kanker darah.

#AHY #Ibas #PresidenJokowi
BERITA TERKAIT
AHY Sebut Sutopo Sosok Yang Menginspirasi
AHY Disebut Layak Digaet Jokowi Jadi Menteri
PemprovSulut Butuh Bantuan Pusat Kembangkan Wisata
Pelaku Penyerangan Maut di Bekasi Terindentifikasi
Belajar dari Youtube, 2 Santri Bobol Pintu Sekolah
Darmizal Pantas Jadi Menteri, Tak Wakili Demokrat
Deni, Pelaku Mutilasi Pakai Akun FB Palsu

kembali ke atas