EKONOMI

Kamis, 06 Juni 2019 | 08:09 WIB
(Arus Mudik 2019)

Tiket Pesawat Mahal, Darmin Tuding Garuda dan Lion

Tiket Pesawat Mahal, Darmin Tuding Garuda dan Lion
Menko Perekonomian, Darmin Nasution (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian, Darmin Nasution menilai, kenaikan harga tiket penerbangan domestik bisa dicegah jika struktur pasar airlines tidak dalam kondisi duopoli, atau mengalami perubahan akibat kedatangan maskapai asing.

"Kenaikan harga tiket penerbangan domestik tidak akan terjadi setajam itu, jika struktur pasarnya tidak dalam kondisi duopoli," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (5/4/2019).

Darmin menjelaskan, struktur pasar dalam industri penerbangan nasional saat ini, dalam kondisi duopoli. Di mana, industri penerbangan domestik dikuasai dua kelompok besar yakni Garuda dengan Lion Air.

"Kenapa harga tiket tiba-tiba naik? tentu ada karena langkah-langkah internal dari perusahaan-perusahaan penerbangan. Namun mereka bisa melakukan itu karena pesaingnya tidak ada," kata Darmin dalam konferensi pers yang berlangsung bersama dengan acara gelar griya atau open house Lebaran.

Dia juga menambahkan seandainya pesaing dari maskapai asing itu hadir dalam pasar penerbangan domestik, maka maskapai-maskapai domestik tidak akan bisa menaikkan harga tiket sejak jauh-jauh hari dan struktur pasar tidak dalam kondisi duopoli.

"Kalau struktur pasar memberikan kekuatan atau power yang agak berlebihan di produsen, maka jawabannya adalah dengan mengundang pesaingnya agar maskapai-maskapai yang sudah eksis menurunkan harga. Itu dia solusinya," tegas Darmin.

Menurut dia, pemerintah saat ini tidak hanya memihak kepada produsen saja, namun juga harus berpihak kepada konsumen terkait masalah harga tiket penerbangan domestik.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan akan mengkaji kompetisi dengan maskapai penerbangan asing untuk mengoreksi harga tiket pesawat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai masuknya maskapai penerbangan asing akan menimbulkan permintaan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan sehingga harga tiket pesawat akan terkoreksi.

Menyinggung tentang mudik, Budi menyebutkan pemudik dengan pesawat cenderung menurun, khususnya pada bandara-bandara di Pulau Jawa, di mana masyarakat mulai beralih menggunakan Tol Trans Jawa. Kemudian untuk penurunan pemudik pesawat di luar Pulau Jawa, faktor harga menjadi penyebab paling utama.[tar]

#MenkoDarmin #TiketPesawat #MenhubBudi
BERITA TERKAIT
Tumpahan Minyak Pertamina, ini Kata Anak Buah Budi
Pemda Harus Optimalkan Fungsi Tol Laut
Keputusan Budi Digugat, Menko Darmin Bela Begini
Darmin Pede Neraca Perdagangan Makin Oke
Mampukah Menhub Budi Turunkan Tiket Pesawat 50%?
Tiket Pesawat Turun 50%, Terima Kasih Pak Jokowi
PLN Siap Dukung Balapan Mobil Listrik di Jakarta

kembali ke atas