EKONOMI

Sabtu, 08 Juni 2019 | 02:09 WIB

Jakarta-Situbondo 14 Jam, Terima Kasih Pak Jokowi

Jakarta-Situbondo 14 Jam, Terima Kasih Pak Jokowi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), mengapresiasi program Presiden Joko Widodo dalam membangun infrastruktur. Walhasil, rakyat senang lantaran mudik tahun ini lancar jaya.

"Jakarta ke Surabaya, sekarang bisa ditempuh di bawah 10 jam. Jakarta ke Situbondo bahkan ditempuh hanya 14 jam. Padahal dulunya bisa 20 jam. Begitu juga dengan Jakarta Palembang. Sebab ruas tol terpanjang Bakauheni-Palembang, Jakarta-Palembang ditempuh hanya 8 jam," ujar Sekjen Gapensi, Andi Rukman Karumpa dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (7/6/2019).

Andi mengatakan, perbaikan infrastruktur tak hanya membuat mudik menjadi lancar, namun juga berdampak pada penurunan secara drastis angka kecelakaan lalu lintas darat. Dia menjelaskan menjelang Lebaran, angka kecelakaan tercatat mengalami penurunan sampai 80% dibanding tahun lalu. Sementara jumlah korban meninggal turun 50%.

Sebab itu, Andi meminta Jokowi kembali mengebut pembangunan infrastruktur. "Kita minta beliau jangan kendor. Kebut lagi. Infrastruktur merupakan kebutuhan masa depan bangsa. Daya saing bangsa ditentukan oleh infrastruktur. Walaupun dalam periode berikut beliau akan fokus ke SDM (Sumber Daya Manusia)," ujar Andi.

Mengutip rilis lembaga riset berbasis di Swiss, IMD World Competitiveness Center, dunia luar sudah mulai mengakui perkembangan dan kemajuan infrastruktur Indonesia. "Daya saing Indonesia 2019 melesat 11 peringkat ke atas tahun ini. Indonesia kini bertengger di urutan ke-32. Sebelumnya, tahun 2018 berada di peringkat ke-43. Ini adalah lompatan daya saing tertinggi sejak republik ini berdiri," ucap dia.

Sebagaimana diketahui, laju peringkat daya saing Indonesia merupakan yang tertinggi kedua dunia. Melesat 11 peringkat, Indonesia hanya terkalahkan oleh Arab Saudi, naik 13 tingkat. "Daya saing Indonesia sekarang bersaing ketat dengan dua negara maju Prancis dan Jepang," tutur Andi.[tar]

#PresidenJokowi #Infrastruktur #Mudik2019
BERITA TERKAIT
PAN: Deindustrialisasi di Depan Mata, Pak Jokowi..
Merasa Hebat, Rini Melawan Instruksi Presiden
PDIP: Potensi Resesi Harus Cerdas Diantisipasi
Paruh Pertama, PTPP Raih Kontrak Anyar Rp14,81 T
Rini Ngotot RUPSLB 5 BUMN, Ekonomi Bisa Terganggu
2020 Ekonomi Bisa 7%, Jokowi Cuman Pasang 5,3%
PTPP Infrastruktur Teken Pembangunan SPAM Djuanda

kembali ke atas